Kabar baik datang untuk warga Depok yang masih kesulitan memiliki tempat tinggal. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akhirnya mengumumkan rencana pembangunan rumah susun atau rusun di kota tersebut. Sasaran utamanya jelas: Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Menteri PKP, Maruarar Sirait, menyampaikan hal ini pada Minggu (8/3/2026). Lokasi yang dipilih ternyata merupakan aset pemerintah juga, tepatnya milik Kementerian Komunikasi dan Digital.
"Kami sudah dapat komitmen dari Komdigi," ujar Sirait.
Menurutnya, lahan itu akan segera dibersihkan dan dipersiapkan untuk pembangunan. Targetnya, dalam waktu enam bulan ke depan, lahannya sudah siap bangun.
Namun begitu, proyek sebesar ini tentu butuh koordinasi yang solid. Sirait mengakui pihaknya tak bisa bekerja sendirian. Mereka akan berkoordinasi intens dengan berbagai pihak terkait, mulai dari TNI dan Polri hingga tentunya Pemerintah Kota Depok sendiri. Tujuannya satu: memastikan pembangunan Rusun Depok ini bisa segera direalisasikan, tanpa kendala berarti.
"Kami akan segera melakukan rapat bersama untuk membahas pembangunan rusun Depok ini," katanya menegaskan.
Dukungan pun datang dari dalam kota. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyambut hangat rencana ini. Dia menjanjikan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
"Nanti rusun ini khusus untuk MBR yang diprioritaskan bagi warga Depok yang belum mempunyai rumah," jelas Chandra.
Dia juga memberi informasi penting. Lahan seluas 45 hektare yang akan digunakan itu, berdasarkan penjelasan Komdigi, sudah bersih dari masalah hukum. Itu artinya, satu hambatan besar sudah teratasi.
"Kami siap memfasilitasi segala kebutuhan pembangunan rumah susun MBR ini, seperti land clearing, penertiban dan juga perizinan," tegasnya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, harapannya proses dari persiapan lahan hingga pembangunan fisik nantinya bisa berjalan mulus. Impian warga berpenghasilan rendah di Depok untuk memiliki hunian yang layak, kini tampak semakin nyata.
Artikel Terkait
AC Milan vs Juventus Imbang 0-0, Persaingan Tiket Liga Champions Makin Ketat
PSM Makassar Waspadai Gempuran Bali United demi Jauh dari Zona Degradasi
Kemenperin Genjot Hilirisasi Baja Lewat IKM Perkakas Tangan, Targetkan Substitusi Impor
Penembakan di Jamuan Makan Gedung Putih, Pelaku Incar Trump dan Pejabat AS