BBPOM Mataram Ungkap Jaringan Distribusi Tramadol dari Jawa Barat ke Lombok Timur via TikTok

- Kamis, 23 April 2026 | 16:15 WIB
BBPOM Mataram Ungkap Jaringan Distribusi Tramadol dari Jawa Barat ke Lombok Timur via TikTok

Mataram – Kasus peredaran Tramadol di Lombok Timur ternyata punya jejak panjang. BBPOM Mataram kini tengah membongkar jaringan distribusinya, dan temuan awal cukup mengejutkan: pasokan obat keras ilegal ini diduga berasal dari Jawa Barat.

“Kami sekarang berkoordinasi dengan Direktorat Siber Badan POM,” kata Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso, Kamis (23/4/2026). “Tujuannya satu, menelusuri rantai distribusi sampai ke sumbernya.”

Pengungkapan ini berawal dari penangkapan dua pria pada Selasa, 22 April 2026. Keduanya diamankan saat bertransaksi di Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik. Inisial mereka AS dan TX.

AS dan TX ternyata warga setempat, tepatnya Dusun Damarata. Keseharian mereka? Pedagang keliling. Tapi di balik itu, polisi menemukan peran yang berbeda. AS disebut sebagai penerima barang, sementara TX adalah pemiliknya.

Dari tangan mereka, petugas menyita 100 butir Tramadol. Jumlah yang relatif kecil, tapi yang menarik adalah modus operasinya. Menurut penyelidikan sementara, transaksi dilakukan lewat media sosial tepatnya TikTok. Pemesanan, komunikasi, semua lewat platform itu. Barangnya sendiri dikirim melalui jasa ekspedisi.

“Informasi sementara mengarah ke penggunaan TikTok untuk pemesanan,” ujar Yogi. “Pola jaringan dan kata kunci yang digunakan masih kami dalami.”

Artinya, ini bukan sekadar jual-beli biasa. Ada semacam kode atau istilah khusus yang dipakai para pelaku untuk menghindari deteksi. Tim masih bekerja untuk mengurai semuanya.

Kedua terduga pelaku kini sudah ditahan di kantor BBPOM Mataram. Proses hukumnya masih berjalan, dan penyidik dari Polda NTB ikut turun tangan. Dari sini, kasus ini dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Yang jelas, ini baru permulaan. BBPOM masih terus mengembangkan kasus, dan kemungkinan akan ada lebih banyak nama yang muncul. Soalnya, jaringan seperti ini biasanya tidak bekerja sendiri. Ada rantai, ada pemain di level atas. Dan dari Jawa Barat, jalurnya masih panjang.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar