Donald Trump punya pesan untuk Paus Leo XIV: silakan bicara. Presiden Amerika Serikat itu menyatakan sang pemimpin Katolik bebas mengutarakan pendapatnya tentang isu-isu global. Tapi, Trump juga punya permintaan. Ia ingin Paus memahami apa yang ia sebut sebagai "realitas dunia yang kejam".
Ketegangan antara kedua tokoh ini sudah berlangsung beberapa hari. Menurut laporan AFP dan Al Jazeera, Jumat lalu, Trump tak segan mengkritik Paus Leo dalam berbagai hal, mulai dari kebijakan Iran sampai soal imigrasi. Mereka memang tampak berseberangan.
Di sisi lain, Paus Leo bersikukuh dengan posisinya. Ia merasa punya "kewajiban moral" untuk bersuara menentang perang. Ancaman Trump untuk menyerang peradaban Iran, kata Paus, adalah hal yang "tidak dapat diterima".
Namun begitu, nada Trump di depan wartawan Gedung Putih pada hari Kamis terdengar sedikit melunak. Meski begitu, ia tetap berusaha memberi semacam 'pelajaran'. Topiknya masih sama: Iran.
"Paus harus memahami bahwa Iran telah membunuh lebih dari 42.000 orang selama beberapa bulan terakhir," kata Trump tegas.
"Mereka adalah demonstran yang sama sekali tidak bersenjata. Paus harus memahami itu. Inilah dunia nyata, dunia yang kejam," imbuhnya, tak lupa menekankan poinnya.
Trump kemudian menambahkan satu hal penting. Menurutnya, Paus perlu menyadari bahwa Iran sama sekali tidak boleh memiliki senjata nuklir.
"Paus harus mengerti, ini sangat sederhana, Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Dunia akan berada dalam bahaya besar," katanya.
Pernyataan ini agak kontras dengan komentarnya beberapa hari sebelumnya, di mana Trump menyebut Paus "lemah" dan "salah". Trump sendiri membantah kalau dirinya sedang bertengkar dengan pemimpin Vatikan itu. "Saya tidak memiliki masalah apa pun dengannya," klaimnya.
Bagaimanapun, kritik pedas Trump itu sudah terlanjur memicu gelombang reaksi. Umat Kristen di AS, dari berbagai latar belakang politik, banyak yang menyayangkan bahkan mengecam pernyataan sang presiden. Suasana jadi panas, dan debat ini sepertinya belum akan reda dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Rating Indonesia Dipertahankan S&P, Emas Dunia Menguat, dan Laporan Pajak Tembus 11,22 Juta
21 RT di Jakarta Terendam Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung
Porsche Rilis 911 GT3 S/C, GT3 Convertible Pertama dengan Atap Otomatis
Gubernur DKI Pramono Anung Perjuangkan Konser BTS di JIS atau GBK