Oleh: Saeful Hardi
BOGOR – Fasilitas dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cijujung Sukaraja 03 ini benar-benar lain. Begitulah kesan yang ditangkap dari apresiasi tinggi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Menurutnya, dapur yang dikelola Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, ini tak cuma bagus. Ia masuk kategori unggul dan layak jadi contoh untuk tingkat nasional.
Penilaian itu ia sampaikan saat meresmikan fasilitas tersebut, Rabu (15/4/2026). Yang menarik perhatian Dadan bukan cuma soal masak-memasak. Standar yang diterapkan di sini disebutnya sudah melampaui rata-rata. Sanitasi, infrastruktur, penataan ruang semuanya diperhatikan dengan teliti.
“Kualitas SPPG itu kan dilihat dari banyak hal. Mulai dari alur ruangan, kebersihan lantai, sampai kelayakan instalasi pembuangan air limbah. Di sini, semuanya tidak cuma memenuhi standar, tapi lebih baik lagi. SPPG Cijujung Sukaraja 03 ini memang levelnya unggul,”
ujar Dadan dalam keterangannya keesokan harinya, Kamis (16/4).
Namun begitu, perhatiannya tidak berhenti pada bangunan dan peralatan. Sebagai alumni IPB University, Dadan menyoroti sisi lain yang kerap luput: komitmen terhadap orang-orang di balik layanan itu. Ia mengungkapkan, seluruh relawan di dapur ini wajib menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Bahkan, ada tes urin untuk memastikan lingkungan kerja bebas dari narkotika.
“Mereka harus sehat, dan juga bersih dari penyalahgunaan zat terlarang. Dengan komitmen seketat ini, saya yakin makanan yang dihasilkan nanti benar-benar sehat dan berkualitas untuk masyarakat,”
tegasnya.
Langkah pengawasan ekstra itu bukannya tanpa alasan. Kabupaten Bogor sendiri dikenal sebagai wilayah dengan jumlah penerima manfaat program gizi terbesar se-Indonesia. Makanya, BGN punya rencana untuk memperketat pengawasan. Caranya? Dengan membuka lima Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) baru. Nantinya, kantor-kantor inilah yang akan mengawasi operasional sekitar 1.000 dapur SPPG di wilayah Bogor.
Di sisi lain, komitmen juga datang dari pengelola. Sintha Dec Checawaty, sang Ketua Kadin Kabupaten Bogor, menegaskan dukungan penuhnya terhadap program pemerintah, terutama Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Target kami sederhana. Masyarakat harus dapat makanan yang tidak cuma enak, tapi juga jelas sehat dan bergizinya. Untuk itu, Kadin siap bekerja sama dengan KDKMP menyediakan bahan baku dengan kualitas terbaik,”
pungkas Sintha.
Jadi, dari Bogor, ada secercah contoh bagaimana layanan gizi masyarakat bisa dijalankan dengan standar tinggi. Bukan cuma soal fisik bangunan, tapi juga integritas dan komitmen orang-orang di dalamnya.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
DPRD Babel Desak Audit Menyeluruh dan Pemasangan CCTV di Pesantren
Badan Energi Internasional Peringatkan Pembatalan Penerbangan di Eropa Imbas Krisis Bahan Bakar Jet
Serpihan Helikopter Hilang Ditemukan di Sekadau, Evakuasi Terhambat Cuaca Buruk
Kemlu Evakuasi 45 WNI dari Iran via Jalur Darat Azerbaijan