"Saya benar-benar respect," tegas Pablo. "Waktu saya ajak untuk beraksi nyata, hampir semua sepakat. Mereka langsung menyisihkan donasi sesuai kemampuan masing-masing. Solidaritasnya luar biasa."
Hasilnya? Terkumpullah dana donasi yang jumlahnya tak main-main: satu miliar rupiah. Dana sebesar itu kemudian disalurkan melalui Garuda Nasionalis Indonesia, sebuah organisasi kemasyarakatan yang fokus pada pembangunan pendidikan di Indonesia bagian timur.
Pablo berharap langkah ini bisa menginspirasi lebih banyak organisasi profesi lain untuk turut peduli. Bagi KNAI sendiri, ini adalah bentuk kontribusi nyata.
"Ini wujud partisipasi kami untuk negara, dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sejalan juga dengan program Asta Cita dari Bapak Presiden, Prabowo Subianto," pungkasnya.
Dan aksi itu, meski mungkin hanya setetes di tengah lautan kebutuhan, telah dimulai dari sebuah keprihatinan sederhana di ruang keluarga, lalu bergaung menjadi gerakan bersama.
Artikel Terkait
Gus Ipul: Pengelola Perpustakaan Sekolah Rakyat adalah Ujung Tombak Literasi
Indonesia dan Jepang Pimpin Pertemuan Darurat AZEC untuk Atasi Krisis Energi Global
Kemendikbud Siapkan Tiga Jalur Penanganan Kendala Saat Tes Kemampuan Akademik
Ragam Ide Lomba untuk Memeriahkan Peringatan Hari Kartini 2026