Genangan air masih terlihat di beberapa titik Kota Solo. Menurut keterangan resmi dari pemerintah setempat, ada sembilan kelurahan yang dilanda banjir. Salah satu penyebab utamanya? Tidak adanya tanggul atau talud yang memadai di sepanjang aliran Sungai Jenes.
Sekda Solo, Budi Murtono, menjelaskan situasi ini saat meninjau lokasi. Rumah-rumah yang berbatasan langsung dengan sungai itu, katanya, paling rentan terdampak.
"Ya masih ada yang di aliran Sungai Jenes ini yang belum bertanggul, belum ada taludnya ini rata-rata semua terkena dampak banjir,"
Ucap Budi di kawasan Tipes, Serengan, Rabu lalu. Wilayah seperti RT 03 RW 15 di Tipes itu contohnya.
Data dari BPBD Kota Solo menyebutkan daftar kelurahan yang kebanjiran: Pajang, Kratonan, Joyosuran, Tipes, Bumi, Joyontakan, Panularan, Sondakan, dan Laweyan. Cakupannya cukup luas. Namun begitu, kondisi saat ini sudah mulai membaik. Air mulai surut.
Artikel Terkait
Hari Kartini 2026 Jatuh pada 21 April, Bukan Hari Libur Nasional
Atasan Gadai SK Anggota Satpol PP Bogor, TPP Dipotong Paksa Bayar Kredit Macet
Polri Bentuk Satgas Haji, Fokus Berantas Praktik Ilegal dan Lindungi Jemaah
Tokoh dan Ulama Indonesia Serukan Perdamaian Timur Tengah untuk Jamin Keamanan Haji 2026