Arab Saudi secara resmi mengutuk keras insiden berdarah di Pantai Bondi, Sydney. Pemerintah Kerajaan dengan tegas menyebutnya sebagai aksi teroris. Pernyataan itu langsung disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri mereka.
“Kerajaan menegaskan pendiriannya terhadap semua bentuk kekerasan, terorisme, dan ekstremisme,” begitu bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari Al Arabiya, Senin lalu.
“Belasungkawa tulus kepada keluarga para korban dan kepada pemerintah serta rakyat Australia, dan mendoakan agar para korban luka segera pulih,” imbuh kementerian tersebut.
Peristiwa mengerikan itu terjadi Minggu sore, mengacaukan perayaan Hanukkah yang seharusnya penuh sukacita. Menurut laporan terakhir, korban tewas mencapai 15 orang. Puluhan lainnya terluka, suasana panik langsung menyergap kawasan wisata populer itu.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Tinjau Langsung Kesiapan Kereta Ekonomi Kerakyatan Jelang Lebaran 2026
Anggota DPRD Sidak Terminal Kalideres, Temukan Masalah Kebersihan dan Sirkulasi Udara
Kapolda Jamin Situasi Terkendali Pasca Ledakan di Masjid Jember, Tim Gabungan Selidiki Dugaan Bahan Kimia
Pertamina Tambah SPBU Modular Jadi 96 Titik untuk Antisipasi Antrean Mudik