Namun begitu, punya data saja ternyata belum cukup. Kolaborasi adalah kunci lain yang tak kalah penting. Yusharto meminta Pemkab Tabalong untuk benar-benar melibatkan semua pihak dalam ekosistem pentahelix. Mulai dari kampus, pengusaha, komunitas, sampai media.
Di sisi lain, Yusharto tak lupa memberikan apresiasi. Tabalong memang patut diacungi jempol karena konsisten mempertahankan gelar daerah terinovatif di tingkat nasional selama beberapa tahun berturut-turut. Prestasi yang tidak mudah.
Tapi, pujian itu sekaligus jadi pengingat. Jangan sampai prestasi membuat cepat berpuas diri. Fokus kedepan harus bergeser. Bukan lagi soal berapa banyak inovasi yang diluncurkan, melainkan seberapa dalam dampaknya menyentuh kehidupan masyarakat. Dukungan regulasi, seperti Perda inovasi, juga disebut perlu untuk memberi kepastian hukum.
Terakhir, Yusharto mengingatkan satu hal yang sering terlupa: evaluasi. Tanpa monitoring yang rutin dan ketat, sebuah inovasi bisa saja mandek di tengah jalan atau hilang begitu saja. Ia khawatir, tanpa fondasi data yang kuat dan evaluasi berkelanjutan, semua upaya yang sudah dilakukan bisa sia-sia.
Artikel Terkait
Israel dan Lebanon Sepakat Mulai Negosiasi Langsung, Mediasi AS
Dembele Bawa PSG Hancurkan Liverpool di Anfield, Lolos ke Semifinal Liga Champions
AS Fasilitasi Pertemuan Langka Israel-Lebanon, Agenda Masih Berbeda Jauh
PSG Hancurkan Liverpool 2-0, Lolos ke Semifinal Liga Champions dengan Agregat 4-0