Harga emas batangan Antam turun lagi hari ini, Kamis (22/1). Data dari situs Logam Mulia menunjukkan, harga jualnya anjlok Rp 15.000 per gram, jadi sekarang berada di angka Rp 2.790.000.
Tak cuma harga jual. Nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam oleh perusahaan juga ikut merosot dengan jumlah yang sama, Rp 15.000. Alhasil, kalau Anda mau menjual emas Antam hari ini, harganya sekitar Rp 2.635.000 per gram.
Perlu diingat, angka-angka ini berlaku di Butik Emas Graha Dipta, Pulogadung, Jakarta. Di gerai lain, harganya bisa saja berbeda, meski biasanya selisihnya tak terlalu jauh.
Di sisi lain, ada kabar baik soal pajak. Berdasarkan aturan terbaru dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir kini dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) saat membeli emas batangan. Namun begitu, kewajiban itu dialihkan ke pengusaha emas. Mereka harus memungut PPh 22, tapi tarifnya turun jadi cuma 0,25 persen dari harga jual. Sebelumnya, tarifnya lebih tinggi, yakni 0,45 persen.
Nah, buat Anda yang penasaran dengan rincian harganya, berikut daftar lengkap harga emas Antam per ukuran di situs Logam Mulia:
1 gram: Rp 2.790.000
5 gram: Rp 13.725.000
10 gram: Rp 27.395.000
25 gram: Rp 68.362.000
50 gram: Rp 136.645.000
100 gram: Rp 273.212.000
250 gram: Rp 682.765.000
500 gram: Rp 1.365.320.000
1.000 gram: Rp 2.730.600.000
Bagaimana dengan Galeri24?
Kalau tren Antam turun, ceritanya lain dengan emas dari Galeri24. Justru harganya naik signifikan pada hari yang sama. Di situs resminya, harga jual emas Galeri24 tercatat Rp 2.854.000 per gram, atau melonjak Rp 88.000.
Harga buyback-nya juga ikut naik, tepatnya Rp 84.000, sehingga berada di level Rp 2.677.000 per gram.
Berikut rincian lengkapnya, termasuk untuk ukuran kecil seperti 0,5 gram:
0,5 gram: Rp 1.497.000
1 gram: Rp 2.854.000
2 gram: Rp 5.624.000
5 gram: Rp 13.955.000
10 gram: Rp 27.835.000
25 gram: Rp 69.417.000
50 gram: Rp 138.723.000
100 gram: Rp 277.309.000
250 gram: Rp 691.569.000
500 gram: Rp 1.383.137.000
1.000 gram: Rp 2.766.272.000
Artikel Terkait
Lima Mal Terbesar di Jakarta Dikuasai Segelintir Konglomerat Properti Tanah Air
IHSG Diprediksi Menguat ke Level 6.100 Pekan Depan, Didorong Sentimen Global dan Domestik
BP Tapera Salurkan 77.532 Unit Rumah Subsidi Lewat FLPP hingga Juni 2026, Baru Capai 22,15 Persen dari Target
IHSG Diproyeksikan Tembus Level 6.100 Pekan Depan, Didukung Meredanya Ketegangan Global dan Penguatan Rupiah