Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, menyatakan bahwa tim investigasi masih bekerja di lapangan untuk mendalami penyebab kecelakaan antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Hingga saat ini, para investigator belum kembali ke kantor karena masih mengumpulkan berbagai data dan bukti di lokasi kejadian.
“Para investigator belum balik,” ujar Soerjanto kepada wartawan pada Senin, 11 Mei 2026.
Meski demikian, ia enggan merinci lebih jauh temuan sementara yang telah diperoleh. Menurutnya, proses pengumpulan data masih berlangsung dan belum cukup untuk menarik kesimpulan awal.
“Sampai hari ini masih pengumpulan data lapangan,” katanya.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya telah mengungkapkan sejumlah temuan terkait insiden tersebut. Salah satu yang menonjol adalah fakta bahwa Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang terlibat kecelakaan ternyata tidak memiliki izin operasi sejak tahun 2020. Temuan ini menambah daftar persoalan yang harus diurai dalam investigasi menyeluruh yang kini tengah dilakukan oleh KNKT bersama instansi terkait.
Artikel Terkait
Hari Pelaut Sedunia 2026 Soroti Risiko di Balik Peran Vital Pelaut dalam Perdagangan Global
Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Bangun 53 Ruas Jalan pada 2026
Polda Jabar Buka Layanan Pengaduan bagi Dugaan Korban Lain Taufik Hidayat
TasteAtlas Juni 2026: Soda Gembira Puncaki Daftar Minuman Terpopuler Indonesia, Bajigur hingga Kopi Luwak Ikut Bersaing