Presiden Galatasaray, Dursun Ozbek, angkat bicara menanggapi berbagai tuduhan dan kritik yang menyebut klubnya lamban bergerak di bursa transfer menjelang laga pembuka Liga Super Turki melawan Corum FK, Jumat mendatang. Dalam sambutannya di Acara Penghargaan Fair-Play Metin Oktay yang digelar Asosiasi Pemikiran Galatasaray di Pulau Galatasaray, Rabu (12/8/2026), Ozbek dengan tegas membantah tudingan bahwa kejuaraan Galatasaray pernah ditawar atau dinegosiasikan.
"Sikap diam kami adalah untuk terus melakukan pekerjaan kami seperti tahun-tahun sebelumnya dan tidak terlibat dalam kejahatan ini. Namun persoalannya sampai pada titik di mana kejuaraan Galatasaray diduga ditawar. Mengindikasikan bahwa kami menawar kejuaraan Galatasaray adalah fitnah besar terhadap Galatasaray, diri saya sendiri, dan rekan-rekan dewan direksi saya," ujar Ozbek di hadapan para hadirin.
Ia menambahkan, "Saya tidak menerima atau membiarkan sindiran sekecil apa pun mengenai masalah ini. Mereka yang membuat sindiran ini harus menyadari bahwa mereka melontarkan fitnah terhadap sejarah terhormat klub kami yang berusia lebih dari 120 tahun dan komunitas kami yang berusia lebih dari 500 tahun."
Ozbek juga menyinggung laporan keuangan klub yang dirilis dua hari sebelumnya. Menurutnya, angka tersebut menjadi bukti bahwa Galatasaray dikelola dengan sukses, baik dari sisi olahraga maupun finansial. "Dua hari lalu laporan keuangan kami telah dibagikan kepada publik. Tabel ini adalah indikator terbaru bahwa Galatasaray dikelola dengan sukses. Hari ini kami memiliki tim sepak bola paling berharga di Turki," katanya.
"Sambil meningkatkan nilai tim kami dari tahun ke tahun, kami terus memperkuat klub kami secara finansial. Sambil melakukan semua ini, kami masih menjadi klub yang menghasilkan keuntungan dan secara bangga mengumumkan profitabilitas kami. Kami tidak melihat keberhasilan olahraga dan disiplin keuangan sebagai alternatif satu sama lain," tegasnya.
Di tengah rumor ketegangan antara manajemen dan pelatih Okan Buruk yang disebut membutuhkan tambahan pemain baru, Ozbek menegaskan komitmennya untuk tidak mengorbankan masa depan jangka panjang klub demi kepuasan sesaat. "Ada Galatasaray yang telah menjadi juara empat tahun berturut-turut, membenahi ekonominya, dan meningkatkan nilai mereknya di dunia. Jika ada yang ingin saya membuang semua usaha dan perjalanan sukses ini dan mengambil keputusan yang hanya menyelamatkan hari ini, ketahuilah bahwa saya tidak akan melakukannya. Saya tidak akan membahayakan masa depan Galatasaray hanya untuk mendapatkan beberapa tepuk tangan. Saya akan membuat segala pengorbanan untuk melakukan transfer terbaik pada waktu yang paling tepat untuk Galatasaray," paparnya.
Mengenai target juara, pria berusia 76 tahun itu menyampaikan ambisinya untuk meraih gelar kelima berturut-turut. "Saya berusia 76 tahun. Warisan terbesar yang akan saya tinggalkan untuk anak dan cucu saya adalah kejuaraan ke-5 berturut-turut. Biarlah semua orang mengetahui hal ini seperti itu. Tidak ada yang mendambakan kejuaraan ke-27 lebih dari saya. Karena saya percaya kupanya tidak hanya sekadar kejuaraan; itu akan menjadi kemenangan bersama dari manajemen, kesabaran, perencanaan, dan komunitas besar Galatasaray yang tepat," ungkapnya.
Ozbek pun menyerukan persatuan kepada seluruh pendukung. "Permintaan saya kepada Anda adalah terus memercayai kami, pelatih kami, tim kami, dan pendukung kami. Kami telah melakukan apa yang benar untuk Galatasaray sejauh ini, dan kami akan terus bekerja dengan tekad yang sama mulai sekarang. Liga dimulai pada hari Jumat. Dari sini saya sampaikan kepada seluruh warga Galatasaray dan orang-orang yang ingin mengadu domba kita: Kita akan menjadi juara lagi, kita akan menjadi juara lagi, kita akan menjadi juara lagi," tutupnya.
Di sisi lain, meski manajemen menegaskan kesiapan tim, pelatih Okan Buruk dilaporkan masih mengharapkan tambahan amunisi baru setelah kedatangan Ugochukwu untuk memperdalam skuat di tengah jadwal kompetisi yang padat. Galatasaray dipastikan akan mengawali laga perdana melawan Corum FK dengan mengandalkan susunan pemain utama dari musim lalu.
Artikel Terkait
Galatasaray Takluk 1-2 dari Villarreal di Laga Uji Coba Terakhir
Galatasaray Ditahan Imbang Rennes 2-2 dalam Uji Coba di Istanbul
Venezia Hajar Galatasaray 3-0, Raksasa Turki Tanpa Gol di Dua Laga Uji Coba
Venezia Hajar Galatasaray 3-0, Lengkapi Kekalahan Beruntun di Pramusim