Jeff Bezos Selangkah Lagi Jadi Pemilik Saham Liverpool

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:35 WIB
Jeff Bezos Selangkah Lagi Jadi Pemilik Saham Liverpool

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk membeli sekitar 30 persen saham Liverpool Football Club. Investasi ini dilakukan melalui konsorsium yang dipimpin oleh pengusaha Amit Bhatia, dan melibatkan Eduardo Saverin, salah satu pendiri Facebook.

Jika terealisasi, transaksi ini akan menjadikan Bezos dan Saverin sebagai bagian dari kelompok investor yang memiliki saham di klub raksasa Liga Inggris tersebut. Langkah ini juga akan menambah daftar panjang aset Bezos di luar bisnis utamanya, setelah sebelumnya ia dikaitkan dengan upaya membeli klub NFL seperti Seattle Seahawks dan Washington Commanders, meski tidak berujung pada transaksi.

Fenway Sports Group (FSG), pemilik mayoritas Liverpool sejak 2010, disebut tengah mempersiapkan pengumuman mengenai transaksi tersebut. Melansir Forbes, pengumuman kesepakatan itu berpotensi dilakukan dalam waktu dekat.

Investasi konsorsium tersebut akan membuat Liverpool memiliki valuasi sekitar 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp107,23 triliun (kurs Rp17.870 per dolar AS). Nilai tersebut menempatkan Liverpool sebagai salah satu klub sepak bola dengan valuasi tertinggi di dunia. Forbes sebelumnya menempatkan Liverpool di posisi keempat klub sepak bola paling bernilai dengan valuasi sekitar 6,2 miliar dolar AS.

Profil Jeff Bezos

Jeff Bezos merupakan pengusaha asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pendiri Amazon, perusahaan yang pada awalnya dibangun sebagai toko buku online sebelum berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi dan perdagangan terbesar di dunia. Menurut data Forbes, Bezos memiliki kekayaan sebesar 278,7 miliar dolar AS atau setara Rp4,98 kuadriliun, menempatkannya sebagai orang terkaya ketiga di dunia.

Bezos mendirikan Amazon pada 1994 dari garasi rumahnya di Seattle. Perusahaan tersebut kemudian melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada 1997 dan berkembang dari bisnis buku menjadi raksasa yang bergerak di perdagangan elektronik, komputasi awan, hiburan digital, hingga layanan berbasis teknologi. Setelah lebih dari dua dekade memimpin perusahaan, Bezos mundur dari posisi CEO Amazon pada 2021. Dia kemudian menjabat sebagai executive chairman dan diketahui masih memiliki sekitar 8 persen saham perusahaan teknologi tersebut.

Di luar Amazon, Bezos juga merupakan pendiri Blue Origin, perusahaan antariksa yang mengembangkan teknologi roket dan penerbangan luar angkasa. Pada 2021, Bezos bahkan ikut dalam penerbangan suborbital menggunakan kendaraan yang dikembangkan Blue Origin. Selain itu, ia memiliki The Washington Post dan aktif menempatkan kekayaannya pada berbagai investasi melalui Bezos Expeditions.

Di bidang filantropi, Bezos berkomitmen mengalokasikan 10 miliar dolar AS untuk penanganan perubahan iklim hingga 2030 melalui Bezos Earth Fund. Dia juga pernah menyampaikan rencana untuk memberikan sebagian besar kekayaannya selama hidupnya, meski tidak menetapkan angka pasti untuk total donasi tersebut.

Jika kesepakatan Liverpool terealisasi, investasi tersebut akan menambah daftar panjang aset dan kepentingan Bezos di luar bisnis utamanya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags