Gempa Dahsyat Kolombia Tewaskan 224 Orang, Ribuan Hilang

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 00:35 WIB
Gempa Dahsyat Kolombia Tewaskan 224 Orang, Ribuan Hilang

Jumlah korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) terus bertambah menjadi 224 orang. Guncangan dahsyat itu meruntuhkan ratusan gedung dan rumah, menimbun banyak warga di dalamnya.

Asosiasi Ibu-Ibu Kota Kolombia mencatat sedikitnya 1.310 orang luka-luka. Sementara itu, sumber-sumber lokal menyebut lebih dari 2.000 orang masih hilang. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah seiring proses evakuasi yang terus berlangsung.

Kota Cali dan Pereira menjadi wilayah dengan kerusakan terparah. Sebanyak 56 gedung di Cali dan 66 gedung di Pereira runtuh. Cali juga mencatat jumlah korban tewas terbanyak, yaitu 95 orang, dengan 885 luka-luka. Pereira menyusul dengan 72 orang tewas.

Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella, mengungkapkan bencana ini merusak 1.575 rumah, 37 di antaranya hancur total. Selain itu, 61 bangunan runtuh, serta 18 pusat kesehatan, 52 pusat pendidikan, 17 pusat komunitas, dan 18 ruas jalan ikut rusak. Pemerintah pun menetapkan status bencana nasional untuk memperkuat mobilisasi dan koordinasi antar-lembaga.

Di sektor transportasi, Kementerian Perhubungan Kolombia menyatakan bandara di Cali, Quibdo, dan Armenia telah beroperasi kembali setelah sempat ditutup. Landasan pacu di Pereira, Buenaventura, Cartago, dan Manizales juga siap digunakan untuk penerbangan kemanusiaan, meski pembatasan bagi penerbangan komersial masih diberlakukan.

Berdasarkan data Badan Survei Geologi AS (USGS), gempa terjadi pukul 07.34 waktu setempat dengan episentrum sekitar 5 kilometer di timur Kota San Jose del Palmar, pada kedalaman 107 kilometer.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags