Di sisi lain, Martin menjelaskan tujuan dari langkah ini cukup krusial. Ia ingin memastikan tidak ada lagi perbedaan pemaknaan oleh para penegak hukum. Soalnya, kalau pemahamannya nggak tunggal, bisa-bisa malah menimbulkan ketidakpastian dan ketidakadilan dalam proses hukum.
Menurutnya, inisiatif ini sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan. Mereka bisa menyuarakan aspirasi langsung ke Baleg mengenai implikasi putusan MK tersebut.
Intinya, setelah putusan MK yang cukup mengguncang itu, parlemen kini mulai bergerak. Mereka tak hanya meninjau aturan, tapi juga mencoba mendengar suara dari luar.
Artikel Terkait
Dembele Bawa PSG Hancurkan Liverpool di Anfield, Lolos ke Semifinal Liga Champions
AS Fasilitasi Pertemuan Langka Israel-Lebanon, Agenda Masih Berbeda Jauh
PSG Hancurkan Liverpool 2-0, Lolos ke Semifinal Liga Champions dengan Agregat 4-0
Pembicaraan Langsung Lebanon-Israel Dimulai di Washington di Tengah Serangan ke Hizbullah