Lalu, apa penyebab kekalahan itu? Menurut catatan pelatih, semuanya berawal dari satu kelengahan di lini belakang. Persisnya di menit ke-77. Bek Barito Putera, Renan Alves, bebas melepaskan tembakan maut di dalam kotak penalti setelah menerima umpan dari sisi kanan pertahanan PSS yang terbuka lebar.
Huistra mengakui, secara statistik permainan timnya sebenarnya cukup solid dan mampu mengimbangi Barito. Sayangnya, satu momen krusial itu jadi penentu.
"Mereka selalu kuat dalam bertahan dan tidak mudah kebobolan. Kami sebenarnya juga tampil solid, tetapi satu kesalahan berhasil mereka manfaatkan untuk meraih tiga poin,"
ujarnya dengan nada kecewa yang masih tersisa.
Ia menambahkan, "Meski seharusnya hal itu tidak terjadi, kami harus menerimanya. Yang penting sekarang adalah bagaimana meresponsnya."
Jalan masih panjang. Tantangan berikutnya sudah menunggu. Pertanyaan besarnya, apakah PSS Sleman bisa segera bangkit dari keterpurukan ini? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Barcelona Tumbang, Atletico Madrid Lolos ke Semifinal Liga Champions
Israel dan Lebanon Sepakat Mulai Negosiasi Langsung, Mediasi AS
Dembele Bawa PSG Hancurkan Liverpool di Anfield, Lolos ke Semifinal Liga Champions
AS Fasilitasi Pertemuan Langka Israel-Lebanon, Agenda Masih Berbeda Jauh