Stadion Metropolitano bergemuruh, tapi kali ini bukan untuk tuan rumah. Barcelona berhasil menang 2-1 atas Atletico Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu dini hari WIB. Sayangnya, kemenangan itu tak ada artinya. Mimpi Blaugrana untuk melaju ke semifinal pupus sudah.
Agregat akhirnya berbicara: 3-2 untuk Atletico. Kekalahan telak 0-2 di Camp Nou pekan lalu ternyata terlalu berat untuk dikejar.
Dari menit pertama, Barcelona langsung menyerang. Mereka sadar harus membalikkan keadaan. Usaha itu membuahkan hasil cepat. Baru empat menit berjalan, Lamine Yamal yang masih belia sudah menggoyang gawang Juan Musso. Gol itu lahir dari umpan Ferran Torres, diselesaikan dengan tembakan mendatar yang tak terbendung.
Tekanan terus berlanjut. Sekitar 20 menit kemudian, giliran Ferran Torres yang membobol jala Musso. Umpan terobosan Dani Olmo ia sambut sempurna, menyamakan agregat menjadi 2-2. Suasana pun tegang.
Namun, tim besutan Diego Simeone bukanlah tim yang mudah panik. Hanya tujuh menit berselang, mereka langsung memberikan jawaban. Serangan balik kilat yang dipimpin Marcos Llorente berakhir manis. Umpan silangnya ditemukan Ademola Lookman, yang tanpa ampun mengembalikan keunggulan agregat untuk Los Rojiblancos menjadi 3-2.
Babak kedua jadi saksi kepedihan Barcelona. Semangat mereka sempat membuncah ketika Torres memasukkan bola ke gawang Atletico. Tapi, sorak-sorai itu segera dipadamkan. Wasit memutuskan gol itu tidak sah setelah meninjau VAR posisi Torres offside.
Artikel Terkait
Menteri PPPA Kecam Keras Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
AS, Israel, dan Lebanon Sepakat Mulai Negosiasi Langsung di Washington
SBY Tegaskan TNI Harus Netral dan Jauhi Politik Praktis
Wakil Ketua MPR Desak Perpusnas Hidupkan Koleksi Naskah Kuno untuk Dongkrak Literasi