jelasnya lebih lanjut.
Di sisi lain, bagaimana dengan beras? Rizal menyebut stok nasional masih aman, sekitar 4,7 juta ton. Penyerapan gabah oleh BULOG juga masih terus berjalan. Dari sini, optimisme untuk menjaga ketahanan pangan nasional tetap terpelihara.
Kegiatan blusukan seperti ini, tegasnya, akan jadi agenda rutin. BULOG berkomitmen untuk terus memantau langsung di berbagai daerah. Intinya, menjaga stabilitas pangan sekaligus daya beli masyarakat.
"BULOG dan pemerintah akan selalu hadir. Kami pastikan kebutuhan pokok, dari beras sampai Minyakita, tersedia dengan baik,"
tutupnya.
Dengan langkah proaktif semacam ini, harapannya jelas: ketersediaan barang di pasar terjaga, harga stabil, dan masyarakat bisa bernapas lega. Dalam kunjungan tadi, Ahmad Rizal juga tak sendiri. Ia didampingi oleh Direktur Pemasaran Febby Novita beserta jajaran lainnya.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Akui Kesalahan dan Mohon Maaf atas Gaya Kerja Saat Jadi Menteri
Menteri PUPR Tinjau Proyek Hunian Warisan Bangsa di Purwakarta, Dijadikan Prototipe Nasional
Sekitar 250 Pengungsi Rohingya dan Warga Bangladesh Hilang di Laut Andaman
Industri Semen Terancam Mati Gara-gara Pasokan Batu Bara Tersendat