Hodak Ingatkan Persib Tak Boleh Lengah Meski Puncaki Klasemen

- Senin, 13 April 2026 | 21:15 WIB
Hodak Ingatkan Persib Tak Boleh Lengah Meski Puncaki Klasemen

BANDUNG – Puncak klasemen sementara Liga Super 2025-2026 kini ditempati Persib Bandung. Tapi, pelatih Bojan Hodak justru memasang alarm peringatan keras. Bukan tanpa alasan. Posisi itu diraih setelah kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United di GBLA pekan lalu, yang mengantarkan Maung Bandung mengoleksi 64 poin.

Meski terlihat di atas angin, Hodak tak mau anak asuhnya terlena. Perjalanan masih panjang, katanya. Risiko masih mengintai di setiap sudut.

“Fokus untuk menghadapi laga berikutnya,”

tegas Hodak, seperti dikutip dari laman resmi klub, Senin (13/4/2026). Dia menegaskan, setiap pertandingan sisa punya tekanan tinggi yang bisa mengubah peta persaingan dalam sekejap. Menjaga fokus penuh adalah harga mati agar tren positif ini tak kandas di tengah jalan.

Di sisi lain, kejutan bisa datang dari mana saja. Persib memang unggul empat angka dari Borneo FC di posisi kedua yang mengantongi 60 poin. Sedangkan Persija Jakarta mengintai di peringkat ketiga dengan 55 poin. Artinya, persaingan juara masih sangat terbuka. Posisi Persib memang paling mentereng, tapi Hodak paham betul, satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal nantinya.

Konsistensi, itu kuncinya. Hodak meminta para pemain, sebut saja Beckham Putra dan kawan-kawan, untuk menjaga intensitas di setiap laga. Tak ada ruang untuk lengah.

Targetnya jelas sekaligus bersejarah: meraih hattrick gelar juara. Kalau berhasil, Persib akan menjadi klub pertama yang mencapainya di era Liga Super. Sebuah catatan prestisius yang tentu jadi motivasi besar.

Ujian berikutnya sudah menunggu. Pada pekan ke-28, 20 Mei mendatang, mereka akan bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium. Laga itu diprediksi jadi pengukur penting: bisakah mereka mempertahankan momentum di jalur perburuan gelar? Semua mata tertuju ke sana.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar