Yogyakarta, TVRINews
Upaya untuk memperkuat pendidikan politik masyarakat di Yogyakarta kini mendapat terobosan baru. Bawaslu DIY resmi menjalin kerja sama dengan TVRI Yogyakarta. Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas partisipasi warga dalam proses demokrasi.
Memang, catatan DIY selama ini cukup bagus. Tingkat pelanggaran pemilu terbilang rendah, sementara partisipasi pemilihnya konsisten tinggi. Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari Bawaslu RI. Namun begitu, menurut Ketua Bawaslu DIY Muhammad Najib, tantangan ke depan justru lebih kompleks.
Bukan cuma soal mempertahankan angka partisipasi. Yang lebih penting adalah memperdalam kualitasnya. Masyarakat perlu paham betul proses demokrasi secara utuh. Mulai dari kemampuan memilah informasi yang benar, menolak tegas politik uang, sampai aktif terlibat dalam pengawasan.
“Pemilu 2024 kemarin, kalau kita evaluasi, di DIY ini relatif baik. Dalam konteks pengawasan, kami merasa bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujar Najib, Selasa (14/4/2024).
Artikel Terkait
Israel dan Lebanon Sepakat Mulai Negosiasi Langsung, Mediasi AS
Dembele Bawa PSG Hancurkan Liverpool di Anfield, Lolos ke Semifinal Liga Champions
AS Fasilitasi Pertemuan Langka Israel-Lebanon, Agenda Masih Berbeda Jauh
PSG Hancurkan Liverpool 2-0, Lolos ke Semifinal Liga Champions dengan Agregat 4-0