Satu Tahun Prabowo-Gibran: Benarkah Pangan, Energi, dan SDM Sudah Lebih Tangguh?

- Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Satu Tahun Prabowo-Gibran: Benarkah Pangan, Energi, dan SDM Sudah Lebih Tangguh?

Kemandirian Nasional Menguat: Capaian Sektor Pangan, Energi, dan SDM di Tahun Pertama Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Kemandirian nasional Indonesia semakin nyata dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Fondasi menuju Indonesia Emas 2045 semakin kokoh berkat sejumlah program strategis di sektor pangan, energi, dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Capaian Swasembada Pangan: Stok Beras Tertinggi Sejarah

Di sektor pangan, Indonesia kini memiliki stok beras yang melimpah, mencapai lebih dari 4 juta ton. Jumlah ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

"Kondisi ini menandai berakhirnya impor beras medium," tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, seperti dikutip pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi beras nasional tahun ini telah mencapai 33,1 juta ton dan diproyeksikan akan menembus angka 34 juta ton pada akhir tahun. Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi lintas lembaga di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Swasembada Energi dan Transisi Hijau yang Terus Berjalan

Tidak hanya di sektor pangan, swasembada energi juga menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan data Kementerian ESDM, lifting minyak Indonesia naik dari 580.000 barel menjadi 605.000 barel.

Kemajuan juga terlihat dalam transisi energi, di mana porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) meningkat dari 11% menjadi 15,5% dari total bauran energi nasional.

"Kebijakan mandatori biodiesel juga memberi dampak ekonomi yang besar. Pada tahun 2024 dan 2025, Indonesia berhasil menghemat devisa sebesar 17,19 miliar Dolar AS atau setara dengan Rp271,78 triliun," tambah Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung.

Penguatan SDM Melalui Program Sekolah Rakyat

Di bidang penguatan SDM, pemerintah terus melakukan terobosan. Program Sekolah Rakyat yang dirintis sejak Juli 2025 telah berkembang pesat. Awalnya beroperasi di 100 lokasi, kini jumlahnya telah bertambah menjadi 165 titik.

"Perintah Pak Presiden, setiap pemerintah daerah (pemda) harus memiliki minimal satu Sekolah Rakyat," klaim Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo.

Berbagai capaian di sektor strategis ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam membangun pondasi yang kuat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sumber: https://rmol.id/amp/2025/10/15/683272/setahun-prabowo-gibran--sektor-pangan--energi-dan-sdm-menguat-

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar