Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Azhar Simanjuntak sudah memberi penjelasan. Intinya, sistem yang diwacanakan itu memungkinkan jemaah berangkat tanpa harus antre panjang. Tapi, jangan salah paham dulu.
Mereka yang sudah terdaftar dalam antrean tetap akan dapat prioritas utama. Jalur mereka tidak akan diganggu.
"Prioritasnya duluan untuk yang sudah ngantre. Yang sudah antre tetap yang pertama dan utama," tegas Dahnil kepada wartawan, Minggu (12/4).
Lantas, untuk apa wacana ini muncul? Tujuannya jelas: mencari solusi atas antrean haji yang sudah berlarut-larut, bahkan bertahun-tahun. Kemenhaj, kata Dahnil, punya keinginan kuat untuk mengurai simpul persoalan klasik ini. Namun begitu, semua masih sebatas wacana. Eksekusinya tentu menunggu waktu yang lebih tepat.
Artikel Terkait
Israel dan Lebanon Sepakat Mulai Negosiasi Langsung, Mediasi AS
Dembele Bawa PSG Hancurkan Liverpool di Anfield, Lolos ke Semifinal Liga Champions
AS Fasilitasi Pertemuan Langka Israel-Lebanon, Agenda Masih Berbeda Jauh
PSG Hancurkan Liverpool 2-0, Lolos ke Semifinal Liga Champions dengan Agregat 4-0