Pembahasan soal wacana "war tiket" haji untuk sementara dihentikan. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menyebut isu itu terlalu prematur untuk digarap sekarang. Fokus utama Kementerian saat ini tertuju pada pemberangkatan haji 2026 yang sudah di depan mata.
"Kalau dianggap terlalu prematur, ya kita tutup dulu pembahasannya sampai hari ini," ujar Gus Irfan.
Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, wacana itu memang sedang ramai dibicarakan di internal kementerian. Dan Gus Irfan sendiri yang mengaku pertama kali melontarkan istilah tersebut.
"Saya akui, war tiket ini memang wacana yang kita bahas. Kalau ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang pertama yang melontarkannya," sebutnya.
Artikel Terkait
Israel dan Lebanon Sepakat Mulai Negosiasi Langsung, Mediasi AS
Dembele Bawa PSG Hancurkan Liverpool di Anfield, Lolos ke Semifinal Liga Champions
AS Fasilitasi Pertemuan Langka Israel-Lebanon, Agenda Masih Berbeda Jauh
PSG Hancurkan Liverpool 2-0, Lolos ke Semifinal Liga Champions dengan Agregat 4-0