Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastruktur Rp491,63 Triliun, Tumbuh 31%

- Selasa, 07 April 2026 | 18:15 WIB
Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastruktur Rp491,63 Triliun, Tumbuh 31%

Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya pada pembangunan negeri. Hingga Februari tahun ini, bank pelat merah itu telah menyalurkan kredit infrastruktur senilai Rp491,63 triliun. Angkanya cukup mencengangkan, karena tumbuh hampir 31% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan ini jelas bukan tanpa alasan. Pemerintah memang gencar mendorong proyek-proyek infrastruktur, dan Bank Mandiri tampaknya tak mau ketinggalan momentum. Mereka melihat ini sebagai fondasi penting.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan lebih detail.

"Kami yakin, pembangunan infrastruktur yang digalakkan pemerintah ini akan memperkuat konektivitas," ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Selasa lalu. "Pada akhirnya, ini akan menggerakkan ekonomi kerakyatan, membuka lapangan usaha, dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata."

Dana segar itu mengalir ke berbagai sektor vital. Mulai dari transportasi, jalan raya, energi baik terbarukan maupun migas hingga ketenagalistrikan. Tak lupa juga perumahan rakyat, telematika, fasilitas perkotaan, dan konstruksi. Proyeknya beragam, dari pembangunan pelabuhan, jalan tol, sampai jaringan kereta api yang diharapkan bisa mendongkrak efisiensi ekonomi nasional.

Nah, kalau dirinci, subsektor transportasi masih jadi yang terbesar dalam portofolio mereka. Nilainya tembus Rp118,03 triliun per Februari, tumbuh 18,45% year-on-year.

Tapi yang pertumbuhannya paling spektakuler justru subsektor konstruksi infrastruktur. Di sini, kenaikannya mencapai 178,19% menjadi Rp85,84 triliun! Sementara untuk pembangunan jalan, pembiayaannya naik 11,08% ke angka Rp54,84 triliun.

Lalu ada juga sektor telematika yang tak boleh dipandang sebelah mata. Pertumbuhannya stabil di 12,61%, dengan total pembiayaan mencapai Rp44,34 triliun.

Riduan menegaskan kembali posisi strategis infrastruktur.

"Infrastruktur punya peran kunci," katanya. "Dia memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi, dan tentu saja mendorong tumbuhnya sektor-sektor produktif di berbagai daerah."

Dengan langkah ini, Bank Mandiri tak hanya mengejar bisnis semata. Mereka juga ikut menggerakkan roda ekonomi lewat pembangunan yang nyata.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar