Malam itu di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, suasana perayaan Natal Nasional Partai Demokrat 2025 terasa hangat. Di atas panggung, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Ketua Majelis Tinggi partai tersebut, menyampaikan pidatonya. Intinya jelas: saatnya Partai Demokrat berperan aktif dalam pemerintahan Prabowo Subianto.
“Demokrat bersama Presiden Prabowo harus menjadi bagian dari solusi, bagian dari progres,” tegas SBY, Senin (12/1) malam lalu.
Menurutnya, bangsa ini sudah punya segudang masalah. “Sudah banyak masalah yang dihadapi bangsa ini,” ujarnya. Karena itu, partainya yang kini berada di dalam koalisi pemerintahan diharapkan tak menambah beban. Justru sebaliknya, mereka harus bisa memberikan jalan keluar.
Di sisi lain, SBY juga menyinggung cita-cita besar Indonesia menjadi negara maju pada 2045. Mimpi itu, ia akui, bukan perkara mudah. “Kita tahu cita-cita kita besar, insyaallah di abad 21 ini Indonesia bisa menjadi negara maju. Tahun 2045 Indonesia bisa menjadi stronger nation,” katanya.
“Tetapi tantangannya tidak ringan, tantangannya berat.”
Namun begitu, mantan Presiden keenam Republik Indonesia itu tak pesimis. Di balik setiap tantangan, selalu ada celah untuk mencari solusi. Kuncinya? Kepemimpinan yang efektif dan kerja keras tanpa henti.
“Seberat apa pun selalu ada solusi. Demokrat harus yakin bahwa kita dengan kebersamaan, dengan visi bersama, dengan kepemimpinan yang efektif bisa membangun hari esok yang lebih baik. Kita harus bekerja sekuat tenaga,” papar SBY.
Ia menutup pidatonya dengan pepatah lama yang penuh makna, diselipkan dengan kalimat bahasa Inggris yang familiar. “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu dalam arti berupaya, kemudian insyaallah kita akan bahagia di akhirnya nanti.”
“Percayalah kalau ada kemauan ada jalan, if there is a will, there is a way,” pungkasnya. Sebuah penegasan sekaligus wejangan, khas gaya SBY.
Artikel Terkait
Davide Ancelotti Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Lille untuk Musim 2026/2027
AS Monaco Resmi Aktifkan Opsi Pembelian Ansu Fati dari Barcelona Senilai 11 Juta Euro
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Tutup Karier 24 Musim dengan Rekor 658 Laga di Premier League
Kemenag Sembelih 12 Sapi dan 6 Kambing, Salurkan 1.200 Paket Daging Kurban serta Santunan Anak Yatim