Kabupaten Bekasi pagi itu terasa berbeda. Di tengah hamparan jagung yang menguning, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian untuk para petani. Acara panen raya jagung kuartal IV itu jadi momen yang cukup meriah.
Penyerahannya dilakukan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat. Lokasinya ramai. Tak cuma alsintan, ada juga aksi sosial yang digelar. Sigit membagikan total empat unit alat: dua hand tactor dan dua pompa air. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan kerja petani setempat.
“Polri berkomitmen penuh membantu mempertahankan swasembada jagung sampai tahun 2026,” tegas Sigit di sela acara.
Komitmen itu, menurutnya, bukan sekadar wacana. Selain alsintan, pihaknya juga membagikan 1.000 paket sembako. Isinya beragam: beras 5 kg, minyak goreng, gula, terigu, sampai mie instan. Sasaran utamanya ya para kelompok tani dan warga sekitar lokasi panen.
Lalu ada juga bakti kesehatan. Sekitar 500 orang antre memeriksakan diri. Mulai dari pengobatan umum, gigi, sampai cek laboratorium. Semua gratis.
Acara panen raya ini memang tak main-main. Hadir pula Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto. Kehadiran mereka menegaskan, momen ini adalah bukti nyata Indonesia mencapai swasembada pangan jagung. Sebuah prestasi yang patut dijaga.
Di sisi lain, tampak juga Dirut Perum Bulog, Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Beberapa pejabat tinggi Polri juga hadir, seperti Irwasum Komjen Wahyu Widada dan Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho. Mereka semua menyaksikan langsung gelaran panen serentak ini.
Angkanya cukup besar. Total lahan yang dipanen pada kuartal IV mencapai 39.096 hektare lebih. Nah, untuk panen raya serentak seperti hari ini, luasnya sekitar 1.191 hektare yang tersebar di 36 Polda se-Indonesia.
Suasana di Cikarang Pusat kemarin jelas menggembirakan. Di balik gemuruh mesin dan tumpukan jagung, ada optimisme yang menguat. Swasembada jagung bukan lagi impian, tapi kenyataan yang sedang dipetik. Dan semua pihak, termasuk Polri, berusaha keras agar keadaan ini bertahan lama untuk kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional kita.
Artikel Terkait
Lonjakan Harga Cabai Rawit Picu Inflasi di 230 Daerah pada Februari 2026
Anak Gajah Terperosok Septic Tank Picu Kawanan Gajah Amuk di Mess Perusahaan Siak
Unjuk Rasa Mahasiswa Iran Bergema di Tengah Mandeknya Perundingan Nuklir
Hyundai Ioniq 5 N Resmi Hadir, Pacu 650 PS untuk Pengalaman Berkendara Ekstrem