Menjalani pola makan sehat dan rutin berolahraga ternyata tidak sepenuhnya menjamin seseorang terbebas dari risiko penyakit kronis. Pengalaman pahit ini dialami oleh Saryati (60), seorang warga negara Indonesia yang kini menetap di Long Island, New York. Meskipun telah lama menerapkan gaya hidup sehat, ia harus berjuang melawan hipertiroid dan gangguan jantung yang menggerogoti kesehatannya.
Kisah Saryati bermula ketika ia mengalami pneumotoraks, atau kondisi paru-paru kolaps, yang memaksanya menjalani dua belas kali operasi dan perawatan intensif selama hampir satu tahun di rumah sakit. Setelah masalah paru-parunya berhasil diatasi, diagnosis baru justru muncul. Ia didiagnosis menderita hipertiroid yang memicu jantung berdebar kencang, serta rheumatoid arthritis yang membuat tubuhnya terasa kaku dan nyeri setiap kali bangun tidur.
Di tengah maraknya isu kesehatan, teknologi laser mulai diperkenalkan sebagai salah satu solusi pendukung. Teknologi ini dirancang untuk memproduksi sinar laser yang kini hadir dalam tiga varian warna, yaitu merah, biru, dan kuning jauh berbeda dari masa lalu yang hanya mengenal satu warna merah. Salah satu produk yang mengusung teknologi ini adalah Dr Laser dari Gogomall, yang diklaim mampu mengurai penggumpalan darah di pembuluh darah saat sinar laser mengenai sasarannya.
Menurut penjelasan yang beredar, teknologi laser ini dapat dimanfaatkan oleh mereka yang memiliki kondisi seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, karena kondisi-kondisi tersebut sering kali berkaitan dengan penggumpalan darah. Alat ini digunakan dengan cara ditempelkan di pergelangan tangan sebanyak tiga kali sehari sebagai bagian dari pola hidup sehat. Teknologi low-level laser disebut-sebut mampu membantu mengendalikan tekanan darah tinggi dengan meningkatkan kualitas darah dan pembuluh darah, sekaligus mencegah kekentalan darah agar aliran darah menjadi lebih lancar.
Bahkan bagi mereka yang tidak memiliki keluhan penyakit, teknologi ini diklaim tetap bermanfaat sebagai langkah pencegahan. Cara penggunaannya pun terbilang sederhana: alat ditempelkan di pergelangan tangan kiri agar sinarnya menyinari pembuluh nadi dan titik akupuntur di area tersebut. Cukup digunakan dua kali sehari dengan durasi antara 15 hingga 60 menit, teknologi ini diyakini dapat membantu memperlancar aliran darah dan mengurai penggumpalan yang berpotensi menyebabkan penyumbatan.
Informasi lebih lanjut mengenai produk ini dapat diperoleh melalui nomor call center di (021) 8082 1200 atau WhatsApp/SMS center di 0812 8686 9090. Konten kesehatan lainnya yang menginspirasi juga dapat disaksikan di program Metro TV "Go Healthy" maupun melalui kanal YouTube Go Healthy. Ingat, kualitas darah memengaruhi kualitas hidup Anda. Jadi, atasi masalahnya dan cegah komplikasinya.
Artikel Terkait
Persis Solo Degradasi, Pelatih Milo Yakin Tim Segera Bangkit ke Kasta Tertinggi
BCA Resmi Buka Jalur Top Up ShopeePay via ATM, BCA Mobile, dan myBCA
Polri Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Penyebabnya Faktor Teknis dan Cuaca Ekstrem
Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Valas Rp1,2 Miliar yang Kabur ke Jakarta