Ia menegaskan, penanganannya harus serius dan terkoordinasi di seluruh Jakarta. Harapannya, langkah DKI bisa jadi contoh buat daerah lain yang mungkin menghadapi masalah serupa.
"Penanganan ini kami akan lakukan secara serius karena Jakarta mudah-mudahan bisa jadi role model untuk itu," tuturnya.
Sebelum rencana rapat ini, aksi nyata sudah lebih dulu dilakukan. Baru-baru ini, sekitar 100 personel gabungan dari Dinas KPKP hingga Gulkarmat Jakarta Pusat beraksi di Kali Cideng, depan Plaza Indonesia. Hasilnya, 41 ekor ikan sapu-sapu berukuran besar berhasil diamankan.
Kepala Dinas KPKP DKI, Hasudungan A Sidabalok, menyebut operasi itu bagian dari upaya pemberantasan ikan invasif.
"Sebelumnya kami juga sudah menyelesaikan permasalahan serupa di Kali Ciliwung," jelas Hasudungan dalam keterangannya di hari Jumat.
Jadi, tampaknya perang terhadap ikan sapu-sapu sudah resmi dimulai. Dari rapat di balik meja hingga operasi di sungai, semua digerakkan. Tinggal nunggu hasilnya saja.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum untuk Peserta Jakarta International Marathon 2026
China Kecam Blokade Pelabuhan Iran oleh AS sebagai Berbahaya dan Tidak Bertanggung Jawab
APBN Sulsel Defisit Rp6,07 Triliun, Belanja Melonjak Sementara Penerimaan Tertinggal
Mantan Dosen UIN Malang, Imam Muslimin, Dimakamkan di Blitar