Langkah Amerika Serikat yang memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran dikecam keras oleh pemerintah China. Mereka menyebut tindakan itu "berbahaya dan tidak bertanggung jawab". Kritik ini muncul tak lama setelah ancaman keras dari Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan akan menenggelamkan kapal apa pun yang berusaha berlayar dari atau menuju pelabuhan Iran.
Perintah blokade itu dikeluarkan menyusul kegagalan pembicaraan damai akhir pekan lalu. Trump memerintahkan untuk mencegah kapal-kapal memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran serta wilayah pesisir di Teluk.
Yang menarik, blokade ini resmi berlaku Senin (13/4) pukul 14.00 GMT. Padahal, cuma beberapa hari sebelumnya, AS dan Iran sebenarnya sudah sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu. Jadi, situasinya jadi agak runyam.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, tak ragu menyuarakan keberatan. Dalam sebuah konferensi pers, ia menyoroti dampak yang mungkin timbul.
Artikel Terkait
Wamendagri Soroti Pentingnya Sinkronisasi Pembangunan di Jawa Timur
Blokade AS di Selat Hormuz Picu Ketegangan Global, Sekutu Eropa Ambil Jarak
KPK Sita Enam Barang Milik Saksi Kasus Bea Cukai, Diduga Pemberian Tersangka
FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Berkembang Indonesia, Proyeksi ADB Optimistis