Pekan pertama penerapan skema 'work from home' bagi ASN ternyata memberikan angin segar. Pemerintah, melalui Menteri PANRB Rini Widyantini, menilai langkah ini berjalan cukup lancar. Implementasinya di instansi pusat dinilai sudah sesuai harapan dan mampu menjaga kinerja.
Rini menyebut situasi ini sebagai gambaran yang menggembirakan. "Sejauh ini catatan kami menunjukkan gambaran yang cukup menggembirakan. Implementasi di instansi pemerintah pusat berjalan kondusif dan mampu mempertahankan kinerja," ujarnya pada Selasa (14/4).
Menurutnya, pengalaman selama pandemi dulu rupanya sangat membantu. Berbagai kementerian dan lembaga disebutnya cepat beradaptasi. Mereka menyusun pola kerja berdasarkan karakteristik tugas, dengan fokus pada hasil akhir, bukan sekadar kehadiran.
"Ini bukan pengurangan jam kerja, melainkan bentuk transformasi cara kerja agar lebih cerdas, efisien, adaptif, dan responsif," tegas Rini.
"Target kinerja ASN tidak berubah, yang berubah adalah bagaimana mereka bekerja."
Di sisi lain, soal pelayanan publik menjadi poin yang sangat ditekankan. Rini menegaskan hal ini adalah prioritas mutlak yang tak bisa ditawar. Dari pemantauan melalui survei dan kanal pengaduan, layanan esensial dilaporkan tetap berjalan normal, termasuk untuk kelompok masyarakat yang paling rentan.
"Yang menjadi prioritas utama kami dan ini tidak bisa ditawar adalah pelayanan publik tetap berjalan dengan baik," jelasnya.
Artikel Terkait
Israel Siapkan Proposal Kehadiran Militer Jangka Panjang di Lebanon Selatan
Polisi Bongkar Pabrik Pil Jin Zenith di Semarang, Satu Oknum Diamankan
Trem Kota Tua Ditunda, Pemerintah Fokuskan Prioritas pada Penyelesaian MRT
Trump Hapus Unggahan Gambar AI yang Gambarkan Dirinya Mirip Yesus, Picu Kecam