Trem Kota Tua Ditunda, Pemerintah Fokuskan Prioritas pada Penyelesaian MRT

- Selasa, 14 April 2026 | 15:30 WIB
Trem Kota Tua Ditunda, Pemerintah Fokuskan Prioritas pada Penyelesaian MRT

Rencana menghadirkan trem di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, ternyata belum akan segera direalisasikan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut bahwa wacana itu masih perlu dikaji lebih dalam. Hal ini disampaikannya di Jakarta Timur, Selasa lalu.

"Untuk trem Kota Tua, apa yang disampaikan Pak Wakil Gubernur tentunya perlu dikaji lebih dalam," ujar Pramono.

Di sisi lain, perhatian pemerintah provinsi saat ini lebih tercurah pada proyek besar yang sudah berjalan. Penyelesaian MRT fase Lebak Bulus-Kota menjadi prioritas utama, dengan target operasional di awal tahun 2029.

Meski begitu, Pramono terlihat optimis. Menurutnya, integrasi berbagai moda transportasi bakal menjadi napas baru bagi kawasan bersejarah itu. Bayangkan saja, nanti KRL, MRT, hingga bus TransJabodetabek dan TransJakarta semuanya terhubung ke sana.

"Karena kalau itu sudah dilakukan nanti KRL-nya jalan, MRT-nya jalan, TransJabodetabek atau TransJakarta-nya jalan ke Kota Tua, saya yakin Kota Tua akan menjadi tempat baru yang akan dikunjungi warga masyarakat," paparnya.

Tak cuma MRT, rencana pengembangan rute TransJakarta juga sedang digodok. Tujuannya jelas: menghubungkan Kota Tua dengan daerah-daerah penyangga di luar Jakarta. Integrasi semacam inilah yang diyakini bakal mengerek daya tarik kawasan tersebut.

Jadi, meski trem masih sebatas wacana, langkah untuk menghidupkan Kota Tua lewat konektivitas transportasi sudah mulai terlihat. Tinggal tunggu eksekusinya saja.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar