Rencana menghadirkan trem di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, ternyata belum akan segera direalisasikan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut bahwa wacana itu masih perlu dikaji lebih dalam. Hal ini disampaikannya di Jakarta Timur, Selasa lalu.
"Untuk trem Kota Tua, apa yang disampaikan Pak Wakil Gubernur tentunya perlu dikaji lebih dalam," ujar Pramono.
Di sisi lain, perhatian pemerintah provinsi saat ini lebih tercurah pada proyek besar yang sudah berjalan. Penyelesaian MRT fase Lebak Bulus-Kota menjadi prioritas utama, dengan target operasional di awal tahun 2029.
Meski begitu, Pramono terlihat optimis. Menurutnya, integrasi berbagai moda transportasi bakal menjadi napas baru bagi kawasan bersejarah itu. Bayangkan saja, nanti KRL, MRT, hingga bus TransJabodetabek dan TransJakarta semuanya terhubung ke sana.
Artikel Terkait
Polisi Buru Empat Pelaku Pembegalan Petugas Damkar di Gambir
MK Tegaskan BPK Satu-satunya Lembaga yang Berwenang Nyatakan Kerugian Negara
Survei Cyrus Network: Kepuasan Publik terhadap Kabinet Capai 70 Persen
Menteri Tito Perintahkan BNPP Percepat Program Renovasi 15.000 Rumah di Perbatasan