Kasus nyaris tertukarnya bayi di RSHS Bandung ternyata belum berakhir. Malah, makin berlarut-larut. Nina Saleha, sang ibu yang jadi korban, akhirnya mengambil langkah hukum. Lewat kuasa hukumnya, dia resmi menyomasi rumah sakit ternama di Bandung itu.
Senin kemarin, Nina bersama pengacaranya mendatangi RSHS. Maksud hati ingin bertemu langsung dengan Direktur Utamanya, Rachim Dinata Marsidi. Sayangnya, pejabat tersebut dikabarkan sedang tidak ada di tempat.
“Kita sebenarnya mau bertemu Dirut. Cuma, kata Biro Hukum, beliau masih ada acara lain jadi nggak bisa ketemu,” ujar Mira Widyawati, kuasa hukum Nina, saat dihubungi via telepon.
“Akhirnya kita diskusi dengan perwakilan rumah sakit. Pembicaraan berjalan, tapi nggak ada titik terang. Karena itu, kami serahkan somasi yang sudah kami siapkan,” lanjutnya.
Nina dan timnya cuma kasih waktu tiga hari buat RSHS buat merespon. Kalau sampai tenggat itu lewat dan tak ada jawaban, ancamannya jelas: mereka bakal lapor ke polisi. Entah ke Polda Jabar atau langsung ke Bareskrim.
Artikel Terkait
Hakim Kabulkan Praperadilan Indra Iskandar, Status Tersangka KPK Gugur
KPK Sita Satu Juta Dolar AS Terkait Dugaan Upaya Pengondisian Pansus Haji
Trump Hapus Unggahan Gambar AI yang Serupakannya dengan Yesus
Gubernur DKI Ancam Tindak Tegas Pelaku Pencurian Besi di JPO