Kobaran Api di Gudang Oli Bekas Bogor, Petugas Damkar Berjibaku hingga Larut Malam

- Jumat, 21 November 2025 | 23:05 WIB
Kobaran Api di Gudang Oli Bekas Bogor, Petugas Damkar Berjibaku hingga Larut Malam
Kebakaran Gudang Oli Bekas di Bogor Belum Padam

Si jago merah masih berkobar di sebuah gudang penyimpanan oli bekas di Kecamatan Gunung Putri, Bogor, hingga larut malam ini. Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas damkar yang berjibaku di lokasi kejadian.

"Objek terbakar gudang oli bekas, situasi akhir masih proses pemadaman," ujar Kadis Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, lewat keterangannya pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 22.33 WIB.

Menurut sejumlah saksi, kobaran api sudah terlihat sejak sore hari. Untuk mengatasi kebakaran, petugas tak hanya mengandalkan air. Mereka juga menggunakan detergen sebagai bahan bantu pemadaman, sambil berusaha meminimalisir area yang sudah dilalap si jago merah.

Yudi mengungkapkan bahwa timnya masih terus bekerja. "Pasukan mengurai material yang sudah terbakar, proses pemadaman masih dilakukan," tambahnya.

Namun begitu, upaya petugas tak berjalan mulus. Ada beberapa kendala yang menghambat. Akses menuju lokasi kebakaran ternyata cukup sulit, tertutup oleh material asbes dan baja ringan. Belum lagi adanya kontainer-kontainer berisi oli bekas yang justru mempersulit situasi.

"Adapun kendala di lapangan karena adanya kontainer yang berisikan oli bekas dan akses sulit dilakukan karena tertutup material asbes baja ringan," jelas Yudi.

Sebagai langkah penanganan, tiga unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Mereka dibantu dengan sistem suplai air yang memadai. "Sementara bisa ditangani tiga unit tempur dan water supply," kata Yudi sebelumnya.

Meski belum padam total, api berhasil dilokalisir dan area penyebarannya berhasil dipersempit. Sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar