Bogor – Arus kendaraan yang merayap pelan ke arah Puncak sudah jadi pemandangan biasa akhir-akhir ini. Minggu pagi (12/4/2026) lalu, antreannya bahkan mengular sampai 3,5 kilometer di Simpang Gadog. Ini cuma satu tanda: kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor lagi naik drastis.
Menurut Ardian Novianto Azhari, KBO Satlantas Polres Bogor, data traffic counting mencatat sekitar 2.500 kendaraan melintas menuju Puncak hanya dalam rentang satu jam tepatnya antara pukul 07.00 sampai 08.00 WIB. Angkanya memang tak sebanyak saat libur Paskah, tapi jelas lebih tinggi dari akhir pekan biasa.
“Pola kunjungannya sekarang berubah,” ujar Ardian.
Ia menjelaskan, tren kerja fleksibel atau WFH ternyata bikin orang punya kebebasan lebih dalam memilih waktu liburan. Kalau dulu ramainya cuma pas weekend, sekarang berbeda.
“Siang hari relatif landai, tapi sore dan malam hari justru meningkat signifikan, terutama setelah jam kerja usai,” tambahnya.
Dampaknya langsung terasa di sektor hospitality. Okupansi hotel di kawasan Puncak disebut-sebut bisa menyentuh 90 persen. Bahkan lebih. Para pengelola pun mulai gesit mempercantik tempat dan menambah fasilitas.
Jeyson Pribadi, President Director PT Gunung Geulis Elok Abadi, mengaku sedang melakukan ekspansi. “Kami mulai dari 70 kamar, kemudian akan menambah ballroom serta ruang pertemuan. Kamar-kamar lama juga terus kami renovasi agar tetap kompetitif,” tuturnya.
Menurut Jeyson, fenomena Work From Anywhere (WFA) memberi angin segar bagi industri perhotelan di Bogor. Suasana sejuk dan pemandangan alam jadi magnet kuat bagi pekerja yang jenuh dengan rutinitas kantor di kota.
“Sebelumnya sempat slow down, tapi itu normal. Sekarang okupansi kami meningkat hingga 90 persen. Bahkan saat hari libur, kami sering mengalami overbooked,” pungkasnya.
Dengan perkembangan seperti ini, pelaku usaha tampaknya optimis. Pariwisata Bogor, terutama bagi warga Jabodetabek yang butuh pelarian dekat, masih akan jadi primadona di masa mendatang. Pengembangan infrastruktur dan akomodasi terus dilakukan, meski bertahap. Harapannya, gelombang wisatawan ini bukan cuma serbuan sesaat, tapi bisa bertahan lama.
Penulis: Saeful Hardi | Editor: Redaksi
Artikel Terkait
Polisi Depok Sita Lebih dari 6 Kilogram Ganja, Satu Tersangka Diamankan
PM Hungaria Magyar Desak Presiden Sulyok Mundur, Ancam Pakai Jalur Hukum
Jaksa Tuntut Hukuman Mati untuk Pengedar 50 Kg Sabu di Padang
2,15 Juta Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan Telah Direaktivasi