Festival Industri Surabaya 2026 Raup Ekspor IKM 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target

- Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB
Festival Industri Surabaya 2026 Raup Ekspor IKM 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target

“Alhamdulillah, matur nuwun pada perusahaan-perusahaan. Job Fair kemarin bisa menyerap 1.200 tenaga kerja dengan KTP Surabaya,” tutur Eri.

Kepala Disperinaker Surabaya, Hebi Djuniantoro, membeberkan proses seleksinya. Dari sekitar 80 pendaftar IKM yang ikut coaching clinic akhir Maret lalu, setelah dikurasi ketat, tersaring 36 perusahaan yang dinilai benar-benar siap ekspor.

“Mereka lalu dipertemukan langsung dengan pembeli,” ungkap Hebi.

Pembeli dari berbagai negara, baik yang datang langsung maupun yang terhubung daring, akhirnya membuat komitmen pembelian melalui Letter of Intent. Transaksi totalnya mencapai 2,7 juta dolar AS.

“Tiga negara daring: Singapura, Oman, Hong Kong. Hasilnya luar biasa, semua buyer melakukan pembelian,” jelasnya.

Bagi Hebi, festival ini bukan cuma soal transaksi. Dampak yang diharapkan lebih luas: penyerapan tenaga kerja baru seiring naiknya skala usaha IKM. “Makanya kami selenggarakan job fair secara simultan,” tuturnya.

Dari sisi perekrutan, sekitar 3.000 orang mendaftar. Sebanyak 1.920 peserta lolos ke tahap wawancara dan psikotes. “Kami harap lebih dari 1.000 pekerja KTP Surabaya bisa diterima,” harap Hebi.

Ke depan, rencana strategis seperti pelatihan vokasi dan pendampingan ekspor akan disusun bersama stakeholder. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran.

“Kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk menuntaskan masalah ini,” jelas Hebi.

Stefanus Sugeng Irawan, CEO Performa Optima Group yang mendukung acara ini, melihat festival sebagai platform kolaborasi yang tepat. Ia menilai acara ini mempertemukan inovasi dengan peluang nyata.

“SIL Festival 2026 adalah wujud nyata komitmen kami mendorong transformasi industri yang adaptif dan inklusif,” kata Sugeng.

Ia menekankan, sinergi lintas sektor adalah kunci. “Kolaborasi itu penting untuk hadapi tantangan global dan buka peluang baru, agar tenaga kerja lokal makin kompetitif,” pungkasnya.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar