Nah, pihak China membalas semua laporan itu dengan keras.
“Kami selalu bersikap hati-hati dan bertanggung jawab terhadap ekspor barang-barang militer,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers reguler Senin (13/4/2026).
Dia menambahkan, Beijing menerapkan kontrol ketat sesuai hukum nasional dan kewajiban internasional. “Kami menentang fitnah yang tidak berdasar atau asosiasi yang jahat,” ucap Guo.
Latar belakang hubungan ekonomi antara China dan Iran mungkin jadi pertimbangan. China adalah mitra ekonomi utama Iran, dan diketahui membeli sebagian besar minyak dari negara Timur Tengah itu. Hal ini tentu saja membuat dinamika antara Washington, Beijing, dan Teheran semakin rumit.
Artikel Terkait
Gus Ipul: Pengelola Perpustakaan Sekolah Rakyat adalah Ujung Tombak Literasi
Indonesia dan Jepang Pimpin Pertemuan Darurat AZEC untuk Atasi Krisis Energi Global
Kemendikbud Siapkan Tiga Jalur Penanganan Kendala Saat Tes Kemampuan Akademik
Ragam Ide Lomba untuk Memeriahkan Peringatan Hari Kartini 2026