Bareskrim Polri baru-baru ini menggerebek sebuah pabrik kosmetik ilegal di kawasan perumahan Ciherang, Dramaga, Bogor. Yang menarik, operasi ini dilakukan di tempat yang sebenarnya berskala rumahan. Tiga orang berhasil diamankan dalam razia tersebut.
Menurut Brigjen Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, semua berawal dari laporan warga. Ada yang curiga dengan aktivitas di sebuah gudang yang diduga menjadi tempat produksi kosmetik tanpa izin. Informasi ini langsung ditindaklanjuti oleh tim pimpinan Kombes Awaludin.
“Tersangka RH ini adalah pemilik usaha atau pabrik, kemudian MR adalah karyawan, dan FA selaku kurir,”
kata Eko Hadi dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Penindakan akhirnya dilakukan Kamis malam lalu, sekitar pukul tujuh. Dari situ, terungkap fakta yang cukup mengejutkan. Latar belakang pendidikan ketiga tersangka ternyata jauh dari dunia farmasi. RH, sang pemilik, malah merupakan lulusan SMK Penerbangan.
Dari pengakuannya, bisnis ilegal ini sudah berjalan sejak April 2024. Setiap harinya, pabrik ini bisa memproduksi 90 hingga 100 paket kosmetik. Omzetnya? Cukup fantastis, mencapai sekitar Rp 60 juta per bulan. Produk-produk itu dipasarkan secara online lewat berbagai marketplace.
Artikel Terkait
Festival Industri Surabaya 2026 Raup Ekspor IKM 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target
Imigrasi Perketat Pengawasan Perusahaan yang Salah Gunakan Izin Tenaga Kerja Asing
Moeldoko Soroti Tantangan Teknokrasi sebagai Kendala Utama Pemerintahan Prabowo
China Bantah Keras Laporan AS Soal Pengiriman Senjata ke Iran