Di tengah kerusuhan itu, warga justru menemukan barang bukti yang menguatkan kecurigaan mereka. Alat isap sabu atau bong dan ratusan plastik klip kecil bertebaran. Barang-barang itu diduga kuat digunakan untuk menyimpan dan mengonsumsi sabu-sabu.
Upaya meredakan aksi nyaris tak berarti. Jumlah massa yang membludak jauh melampaui personel polisi yang berjaga di lokasi. Situasi benar-benar lepas kendali untuk beberapa saat.
Ia menegaskan bahwa temuan warga akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun begitu, pernyataan itu tampaknya belum sepenuhnya meredakan gejolak.
Harapan warga sebenarnya sederhana: mereka ingin polisi bertindak tegas. Memberantas sampai ke akar-akarnya jaringan narkoba yang merusak generasi muda dan mengganggu ketertiban kampung mereka. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada penetapan tersangka terkait pemilik rumah yang dituding sebagai bandar itu. Ketegangan masih menyisakan tanda tanya besar tentang langkah apa yang akan diambil selanjutnya.
Artikel Terkait
Justin Hubner Cetak Performa Solid, Fortuna Sittard Andalkan Bek Indonesia
Mendes PDT Janji Bantu Pengembangan Desa Tematik dan Atasi Keluhan Warga di Banggai
Blokade AS di Selat Hormuz Pacu Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel
Pertemuan Jokowi dan Ahmad Ali di Solo Diwarnai Gelak Tawa Bahas Permintaan JK Soal Ijazah