PT Hexindo Adiperkasa Tbk, atau yang akrab disapa HEXA di pasar modal, bersiap menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Jadwalnya sudah ditetapkan: pertengahan Mei 2026 mendatang. Rapat ini tak lain adalah respons dari sebuah pergeseran internal.
Dua orang direktur, keduanya berkewarganegaraan Jepang, memutuskan mundur. Mereka adalah Yasumasa Zaizen dan Akihiro Yoshida. Dengan mundurnya duo ini, susunan pengurus perusahaan pun mau tak mau perlu dirombak. Itulah yang akan jadi agenda utama dalam RUPSLB nanti.
Corporate Secretary Hexindo, Listiana A. Kurniawati, mengonfirmasi kabar ini. Melalui keterangan tertulis yang dirilis Minggu (12/4/2026), dia menyebut perusahaan telah menerima surat pengunduran diri keduanya sejak 27 Maret 2026.
Mari kita kenali sedikit sosok yang mundur ini. Yasumasa Zaizen bergabung sebagai Direktur Hexindo lewat sebuah RUPSLB di Mei 2021. Latar belakangnya kuat. Dia lulusan Kindai University tahun 1994 dan punya catatan panjang selama 27 tahun berkarier di Hitachi Construction Machinery Co. Ltd.
Lain lagi dengan Akihiro Yoshida. Pria yang menjabat sebagai Direktur Non Residen ini baru diangkat pada Juli 2024. Meski begitu, pengalamannya juga tak bisa dianggap remeh. Sekitar 26 tahun dihabiskannya di Hitachi Construction Machinery, dengan posisi terakhir sebagai Managing Director untuk kawasan Asia dan Pasifik.
Artikel Terkait
Dekan FH UI Buka Suara Soal Percakapan Diduga Melecehkan Perempuan
DPR Kumpulkan Masukan untuk Revisi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan
Paus Leo XIV Tanggapi Kritik Trump dengan Sikap Tenang dan Seruan Damai
95 Tewas dalam Tiga Hari Pertama Perayaan Songkran di Thailand