Dumfries tampaknya sedang bersinar malam itu. Di menit ke-72, ia lagi-lagi menjadi pemecah kebuntuan. Bereaksi paling cepat menyambar bola muntah di depan gawang, ia mencetak gol keduanya sekaligus memperlebar jarak menjadi 4-2.
Namun begitu, Como belum menyerah. Di penghujung laga, tepatnya menit 89, mereka mendapat penalti setelah Yoan Bonny menjatuhkan Nico Paz di kotak terlarang. Lucas Da Cunha maju sebagai eksekutor dan sukses memperkecil ketinggalan menjadi 4-3. Semua orang menahan napas.
Sayangnya, waktu sudah habis. Como tak punya kesempatan lagi untuk menyamakan kedudukan. Peluit panjang wasit menegaskan kemenangan penting Inter Milan.
Hasil ini membuat posisi Inter di puncak klasemen makin kokoh. Mereka mengumpulkan 75 poin dari 32 pertandingan, unggul sembilan angka dari Napoli di peringkat kedua. Sementara itu, Como harus rela tergeser ke posisi lima dengan 58 poin, setelah didepak Juventus.
Susunan Pemain:
Como: Butez; van der Brempt (Smolcic 67'), Carlos (Ramon 46'), Kempf, Valle (Moreno 80'); Roberto (Da Cunha 46'), Perrone; Diao (Morata 79'), Paz, Baturina; Douvikas.
Inter Milan: Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni (Augusto 46'); Dumfries, Barella (Mkhitaryan 78'), Calhanoglu, Zielinski (Sucic 56'), Dimarco (Henrique 56'); Esposito (Bonny 56'), Thuram.
Artikel Terkait
Mulai 2026, Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu Lagi Bawa KTP Pemilik Pertama
Fakultas Hukum UI Usut Dugaan Pelecehan Seksual yang Diduga Melibatkan Mahasiswa
DLH Makassar Genjot Pembenahan TPA Antang, Anggaran Jadi Tantangan Utama
Ustaz Abdul Somad Serukan Ketenteraman Pascakerusuhan di Panipahan