Inter Milan hampir saja tersandung di markas Como, tapi akhirnya meraih tiga poin krusial. Dengan kemenangan dramatis 4-3 itu, jalan mereka menuju scudetto Serie A terasa semakin mulus. Laga yang digelar dini hari tadi benar-benar sebuah roller coaster.
Como, bermain di depan pendukungnya, langsung tampil nekat. Mereka menekan sejak menit awal. Beberapa peluang tercipta, sayangnya, penyelesaiannya kurang bagus. Pertahanan Inter sempat terlihat kewalahan.
Tekanan itu akhirnya berbuah di menit ke-36. Situasi kacau di depan kiper Yann Sommer dimanfaatkan betul oleh Alex Valle. Bola liar dari tembakan Nico Paz disodoknya masuk ke gawang Inter. Stadion pun meledak.
Dan mereka menggandakan keunggulan tepat sebelum turun minum! Kiper Jean Butez melepaskan umpan panjang yang memotong pertahanan Inter. Nico Paz, dengan cerdik, mengontrol bola lalu mengecoh Sommer. Skor 2-0 untuk tuan rumah. Nerazzurri terkapar.
Tapi Inter punya karakter juara. Hanya satu menit berselang, mereka langsung membalas. Marcus Thuram meredam umpan silang Nicolo Barella dengan sentuhan pertama, lalu melepaskan tembakan kaki kanan yang tak bisa dihalangi Butez. Gol itu mengubah suasana. 2-1.
Memasuki babak kedua, momentum sepenuhnya berpindah. Inter tampil lebih agresif dan percaya diri. Hanya empat menit setelah restart, Thuram kembali mengguncang jala Como. Ia menyelesaikan serangan balik cepat dengan sempurna, menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Laga benar-benar terbuka.
Pada menit ke-58, Inter akhirnya berbalik memimpin. Tendangan bebas Hakan Calhanoglu melayang sempurna ke kotak penalti. Denzel Dumfries melompat lebih tinggi dari siapa pun, menyundul bola dengan kuat ke sudut gawang. 3-2 untuk tim tamu.
Artikel Terkait
Mulai 2026, Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu Lagi Bawa KTP Pemilik Pertama
Fakultas Hukum UI Usut Dugaan Pelecehan Seksual yang Diduga Melibatkan Mahasiswa
DLH Makassar Genjot Pembenahan TPA Antang, Anggaran Jadi Tantangan Utama
Ustaz Abdul Somad Serukan Ketenteraman Pascakerusuhan di Panipahan