Yang menarik, dana untuk kegiatan sosial ini punya cerita sendiri. Sebagian berasal dari hasil lelang sebuah lukisan karya Susilo Bambang Yudhoyono, berjudul "Kuda Api". Hasil lelang itu sepenuhnya dialokasikan untuk aksi kemanusiaan semacam ini.
Di sisi lain, sebagai Menko Infrastruktur, AHY juga menyinggung soal pembangunan. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus benar-benar terasa dampaknya bagi kesejahteraan rakyat. Bukan sekadar proyek fisik, tapi harus mampu mendongkrak ekonomi dan memangkas ketimpangan.
“Tentunya, bisa mendukung hadirnya ketahanan dan swasembada pangan, energi, dan air, yang sekali lagi sangat mendasar,” jelasnya.
Ia juga menyebut sektor pendidikan dan kesehatan sebagai hal yang krusial.
Lebih dari sekadar bantuan materi, acara ini seperti menyiratkan pesan lain: toleransi. Di tengah hiruk-pikuk politik, kegiatan yang erat dengan nuansa kebersamaan dan saling membantu antar umat beragama ini terasa menyegarkan. Sebuah momen yang menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan bisa menjadi jembatan yang kokoh.
Artikel Terkait
Manchester City Hajar Chelsea 3-0, Perburuan Gelar Premier League Makin Sengit
Bantuan Laut ALRI Bantu Ringankan Tekanan Belanda pada Pasukan Ngurah Rai di Bali 1946
Jadwal Salat Kota Bandung untuk Senin, 13 April 2025
Bhayangkara Presisi Hajar Samator 3-0, Lolos ke Final Proliga 2026