Bhayangkara Presisi Hajar Samator 3-0, Lolos ke Final Proliga 2026

- Senin, 13 April 2026 | 03:00 WIB
Bhayangkara Presisi Hajar Samator 3-0, Lolos ke Final Proliga 2026

Suasana di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu malam, tegang. Final Four Proliga 2026 seri kedua memasuki babak krusial. Di lapangan, Jakarta Bhayangkara Presisi dan Surabaya Samator saling sikut, berebut tiket final. Tapi, pertarungan itu berakhir dengan kemenangan telak Bhayangkara Presisi: 3-0.

Skor akhirnya (25-23, 25-21, 25-21) mungkin terlihat mudah. Namun jangan salah, laga ini berlangsung sengit sejak bola pertama melayang. Samator bahkan sempat mencetak poin pembuka, menunjukkan niat mereka tak main-main.

Setter asal Bulgaria Bhayangkara, Lyvan Taboada, awalnya gagal. Tapi dia tak patah arang. Serangan berikutnya berbuah manis, memecah kebuntuan untuk timnya. Poin pertama itu datang dari sambaran bola overpass, memicu semangat kawan-kawannya.

Di kedudukan 3-3, I Ketut Yudi Aditya Risky akhirnya melepaskan serangan pertamanya. Perlawanan Samator tetap solid, namun tekanan Bhayangkara kian menjadi. Martin Atanasov, dengan cross spike kencangnya, mulai tak terbendung. Smash keras Bardia Saadat kemudian mendongkrak keunggulan menjadi 11-6.

Bardia dan Atanasov benar-benar jadi tulang punggung. Mereka terus memperlebar jarak, meski Samator tak pernah benar-benar hilang. Situasi kritis terjadi di set pertama, saat skor imbang 22-22. Di momen genting itu, Raden Ahmad Gumilar muncul. Smash kuatnya menghasilkan poin cepat, sekaligus mengubah jalannya pertandingan.

Samator pun limbung. Mereka tak lagi mampu menahan gempuran, dan akhirnya harus rela kehilangan set pertama. Momentum itu terbawa. Di sisi lain, tim asuhan Rodolfo Luis Sánchez seperti terus dibayang-bayangi permainan cepat lawan. Set kedua dan ketiga pun berakhir dengan nasib serupa: mereka terpaksa menyerahkan kemenangan.

Kemenangan ini punya konsekuensi besar. Hasilnya menjadikan Jakarta LavAni Livin' Transmedia sebagai tim pertama yang melaju ke grand final. Sayangnya, itu juga berarti menutup pintu bagi harapan Jakarta Garuda Jaya.

Dengan demikian, peta klasemen sektor putra menjadi jelas. Puncak ditempati LavAni. Peringkat kedua kini diisi Bhayangkara Presisi, menguntit ketat. Surabaya Samator bertengger di posisi ketiga. Sementara Jakarta Garuda Jaya terpaksa puas menjadi juru kunci.

Perjalanan masih panjang. Tapi malam ini, jelas milik Bhayangkara Presisi.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar