IRGC Serang Pangkalan Udara Israel sebagai Balasan atas Gempuran di Lebanon

- Senin, 08 Juni 2026 | 05:50 WIB
IRGC Serang Pangkalan Udara Israel sebagai Balasan atas Gempuran di Lebanon

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah melancarkan serangan rudal balistik yang menargetkan Pangkalan Udara Ramat David di Israel, Minggu (7/6/2026) malam waktu setempat. Serangan tersebut disebut sebagai respons langsung atas gempuran Israel terhadap warga sipil di Lebanon Selatan dan Ibu Kota Beirut. IRGC menegaskan bahwa pangkalan udara itu merupakan titik peluncuran serangan Israel ke Lebanon.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut operasi ini sebagai bentuk balasan atas pembantaian yang dilakukan oleh entitas Zionis terhadap warga sipil. “(Serangan dilakukan) Sebagai tanggapan terhadap pembantaian yang dilakukan oleh entitas Zionis terhadap warga sipil di Lebanon selatan dan pinggiran selatan Beirut,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

IRGC juga menyebut serangan ke Israel itu sebagai sebuah “peringatan”. Mereka menuding Amerika Serikat dan Israel berulang kali melanggar perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak 8 April. Pelanggaran itu, menurut IRGC, tidak hanya terjadi di Lebanon, melainkan juga mencakup serangan berulang terhadap perairan dan kapal Iran di Selat Hormuz, Laut Oman, hingga Samudera Hindia.

“Persetujuan kami atas gencatan senjata pada 8 April bergantung pada penghentian permusuhan di semua lini, tapi seperti biasa, AS dan rezim Zionis tidak mematuhi janji mereka,” tulis IRGC dalam pernyataannya.

Sementara itu, Komandan Markas Besar Khatam Al Anbiya memberikan peringatan keras. Ia menyatakan jika militer Zionis melanjutkan serangan ke pinggiran selatan Beirut atau membalas tindakan Iran, Israel akan menghadapi pukulan yang lebih menghancurkan dan akan membuatnya menyesal. “Serangan dahsyat akan diluncurkan terhadap rezim (Israel) dan para pendukungnya,” demikian isi pernyataan markas pusat militer Iran tersebut.

Menurut laporan media Israel, Iran meluncurkan tiga gelombang rudal ke wilayah utara Israel. Serangan ini menjadi yang pertama kali dilakukan Iran sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April. IRGC memperingatkan bahwa serangan lanjutan akan lebih luas dan keras jika Israel membalas atau terus melanjutkan agresinya terhadap Lebanon.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar