Di sisi lain, kesiapan teknis jadi perhatian serius. Konsep acara, kata mereka, dirancang agar adaptif dengan kebutuhan warga Surabaya.
“Kami tidak ingin event ini mengganggu ritme keseharian warga. Pengaturan waktu dan skema pengaliran arus akan dikoordinasikan ketat dengan polisi dan Dishub setempat,” tegas Ari Setiawan lagi.
Dukungan juga mengalir dari sektor korporasi. Bank BJB, misalnya, menyatakan komitmennya mendukung kegiatan berbasis gaya hidup sehat ini. Bagi mereka, ini bagian dari ekspansi merek di luar Jawa Barat dan Banten.
“Olahraga itu medium yang sangat inklusif. Dukungan ini bentuk komitmen kami untuk mendorong kebangkitan event olahraga nasional sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat Surabaya,” jelas Purwana Bagja, Group Head Marketing Bank BJB.
Ke depan, Suroboyo 10K tidak cuma ditargetkan jadi agenda tahunan. Mereka bahkan sedang mempersiapkan standar lebih tinggi, termasuk kemungkinan sertifikasi rute. Jika itu terwujud, peluang Surabaya untuk sejajar dengan kota-kota besar lain sebagai destinasi wisata olahraga yang kompetitif terbuka lebar. Semoga saja.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Pemprov DKI Siap Renovasi Total Museum MH Thamrin Jadi Ikon Baru Jakarta
Manchester City Hancurkan Chelsea 3-0, Perburuan Gelar Premier League Makin Sengit
Chelsea Hadapi Manchester City di Stamford Bridge, Tekanan Besar untuk Perburuan Poin
Manchester City Hancurkan Chelsea 3-0 di Stamford Bridge