Di sisi lain, tanggal perdagangan "ex dividen" atau tanpa hak dividen dimulai lebih awal untuk pasar reguler dan negosiasi, yakni 20 April 2026. Untuk pasar tunai, baru mulai pada 22 April 2026.
Yang tak kalah penting, "recording date" atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 21 April 2026. Nah, uangnya baru akan benar-benar cair dan masuk ke rekening para pemegang saham pada 4 Mei 2026.
Jadi, intinya begini: RUPST sudah lewat, pengumuman resmi sudah keluar. Sekarang, para investor tinggal menandai tanggal-tanggal krusial di kalender mereka. Mulai dari kapan hak dividen hilang dari perdagangan saham, hingga hari H pencairan dana.
Ini menjadi bagian dari komitmen bank untuk memberikan kembali kinerjanya kepada pemegang saham. Sebuah langkah yang cukup dinanti, tentunya.
Artikel Terkait
Persija Gelar Workshop Fotografi ke-5 di Sela Laga Kandang
Korban Penyekatan Air Keras Tolak Kasusnya Diadili di Peradilan Militer
BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang adalah Sampah Antariksa
Hexindo Gelar RUPSLB Usai Mundurnya Dua Direktur Asal Jepang