Polisi Tangkap Pria Penyamar Peserta Seminar yang Bolak-balik Jarah Hotel Mewah Jakarta

- Selasa, 17 Februari 2026 | 10:00 WIB
Polisi Tangkap Pria Penyamar Peserta Seminar yang Bolak-balik Jarah Hotel Mewah Jakarta

Seorang pria berinisial NW akhirnya dicokok polisi. Usianya 43 tahun. Ia ditangkap usai menjarah barang dari sebuah hotel berbintang lima di daerah Karet, Jakarta Pusat. Menariknya, polisi memastikan bahwa NW ini bertindak sendirian, bukan bagian dari komplotan apa pun.

Kanit V Resmob Polda Metro Jaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana, menjelaskan peran pelaku dengan singkat.

"Peran: eksekutor. Dia yang turun tangan langsung mencuri," katanya, Selasa lalu.

Penangkapan terjadi Jumat (13/2) di Matraman, Jakarta Timur. Setelah diperiksa, ternyata ini bukan aksi pertamanya. NW sudah bolak-balik menjalankan aksinya di sejumlah hotel mewah di Jakarta.

Catatan kriminalnya dimulai 8 Agustus 2025. Saat itu, targetnya adalah hotel bintang lima di kawasan Tanah Abang. Lalu, pada 24 Oktober 2025, dia kembali beraksi, kali ini di sebuah ballroom hotel mewah di Sawah Besar.

Aksi ketiganya baru terjadi awal bulan ini, tepatnya 10 Februari. Lagi-lagi di ballroom hotel di Tanah Abang, dan kali ini ia berhasil membawa kabut sebuah tas berisi laptop.

Modus: Menyamar Jadi Peserta Seminar

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, modusnya cukup rapi. NW selalu tampil necis layaknya seorang pekerja profesional.

"Pelaku diduga menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard, serta membawa tas, sehingga leluasa mengambil barang korban yang ditinggal tanpa pengawasan," jelas Budi, Senin (16/2).

Dengan tampilan itu, ia bebas berkeliaran di ruang pertemuan yang ramai. Korban yang lengah, meninggalkan barang sebentar, langsung jadi sasaran empuk. "Dia memanfaatkan situasi keramaian itu," ujar Budi. NW disebut sebagai eksekutor tunggal yang bekerja memanfaatkan kelengahan.

Setelah identitasnya terungkap, polisi akhirnya menangkapnya di Matraman. Beberapa barang bukti pun disita.

Ada laptop milik korban, lalu lanyard, kacamata hitam, tas hitam, sampai baju batik, celana jeans, dan sepatu yang dipakainya saat beraksi. Semua diamankan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar