Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadhan 1447 H Digelar Sore Ini

- Selasa, 17 Februari 2026 | 11:00 WIB
Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadhan 1447 H Digelar Sore Ini

Hari ini, Selasa 17 Februari 2026, sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan 1447 Hijriah akhirnya digelar. Momen yang ditunggu-tunggu ini bisa disaksikan langsung oleh masyarakat lewat siaran resmi. Jadi, nggak perlu khawatir ketinggalan info.

Kenapa sidang ini penting? Ya, karena hasilnya bakal jadi patokan kapan umat Islam di Indonesia mulai menjalankan ibadah puasa. Makanya, Kementerian Agama (Kemenag) mengundang berbagai pihak dan membuka akses siaran langsung. Tujuannya jelas, biar semua orang bisa ikut memantau proses penetapannya secara transparan.

Jadwal dan Tempat Pelaksanaan

Kalau mau tahu detail acaranya, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag sudah memberikan informasi resmi. Rupanya, lokasinya pindah ke Hotel Borobudur. Awalnya sih rencananya di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kemenag di Jalan MH Thamrin, Jakarta. Tapi ya itu, ada penyesuaian kapasitas ruangan.

Rangkaian acaranya sendiri dimulai sore ini. Pukul 16.30 WIB, ada seminar posisi hilal yang terbuka untuk umum dan tentu saja disiarkan langsung. Nah, sidang isbat yang sifatnya tertutup baru dimulai dua jam kemudian, tepatnya pukul 18.30 WIB. Setelah semua pembahasan selesai, barulah hasilnya diumumkan ke publik lewat konferensi pers. Jadwal pengumumannya sekitar pukul 19.05 WIB.

Nonton di Mana?

Buat yang penasaran dan mau ikut menyaksikan, caranya gampang. Siaran langsungnya bisa diakses melalui kanal-kanal resmi milik Kemenag RI dan Bimas Islam. Selain itu, beberapa platform media juga menyediakan tautannya.

Melalui siaran langsung ini, kita semua bisa tahu secara resmi kapan Ramadhan tahun ini dimulai. Pemerintah pun mengimbau agar masyarakat bersabar menunggu pengumuman resminya. Jangan sampai termakan informasi yang belum jelas sumbernya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar