“Kita bangga memakai teluk belanga, kopiah, sarung, maupun songket. Itu adalah bagian dari budaya kita,”
ucapnya tegas.
Tapi jangan salah paham. Bangga pada budaya sendiri bukan berarti kita menutup pintu rapat-rapat. Prabowo menegaskan, Indonesia tetap harus menghormati bangsa lain. Namun begitu, jati diri sebagai bangsa Indonesia jangan sampai luntur atau terlupakan di tengah arus global.
“Kita hormat kepada semua negara, tetapi kita tidak boleh melupakan bangsa kita sendiri,”
pungkasnya mengingatkan.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Bupati Tulungagung Ditahan KPK Terkait Dugaan Pemerasan
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta