Jakarta, Jumat siang – Di kompleks Istana Kepresidenan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berbicara kepada para wartawan. Intinya, pemerintah tetap membuka pintu untuk kritik. Tapi ada satu catatan penting: semua masukan itu haruslah berlandaskan data dan fakta yang jelas.
Menurut Teddy, ada fenomena yang cukup mengganggu belakangan ini. Dia menyebutnya "inflasi pengamat".
"Sekarang ini kan banyak sekali pengamat," ujarnya.
"Ada pengamat keras, tapi latar belakang keahliannya sebenarnya bukan di situ."
Dia mengeluhkan, opini-opini yang beredar seringkali tak punya dasar fakta yang kuat. Bahkan, data yang dipakai pun kadang keliru. Situasi ini berpotensi menyesatkan publik. Namun begitu, Teddy dengan tegas menyatakan hal itu tak menggoyahkan kepercayaan masyarakat.
Dia menyodorkan angka. Faktanya, lebih dari 96 juta warga memilih percaya kepada kepemimpinan Prabowo. "Itu bukti nyata. Bukan asumsi belaka," tegasnya.
Artikel Terkait
Polisi Janji Usut Bandar Narkoba Usai Aksi Warga Bakar Rumah di Rokan Hilir
Lebaran Betawi 2026 Ramaikan Lapangan Banteng, Usung Tema Perkokoh Persatuan
Hino Perkenalkan Truk Pemadam Kebakaran Berbasis Sasis 300 Series di GIICOMVEC 2026
Baznas Gelar Turnamen Padel untuk Kumpulkan Dana Bencana Sumatera