Siaran televisi pemerintah Iran tadi malam menyiarkan sebuah pesan penting. Pesan itu dibacakan dengan khidmat, menegaskan klaim kemenangan Republik Islam Iran atas Amerika Serikat dan Israel. Yang menyampaikan pernyataan resmi ini adalah Ayatullah Mojtaba Khamenei.
Dalam pandangannya, gencatan senjata yang terjadi bukan cuma soal berhentinya tembak-menembak. Ini lebih dari itu. Ini adalah bukti nyata, tanda kebangkitan Iran sebagai kekuatan besar di Timur Tengah. Sementara itu, kata dia, pihak yang dianggapnya sebagai "pelaku kejahatan" justru sedang mengalami kemerosotan.
"Rakyat Iran adalah pemenang sejati," begitu bunyi salah satu bagian pesan tersebut. Kemenangan ini, ditegaskan lagi, adalah milik mereka.
Meski masa berkabung untuk Ali Khamenei sudah usai, tekad untuk balas dendam tak pudar. Mojtaba Khamenei menegaskan, Iran akan terus menuntut balas atas kematian para martir perang. Itu janji yang diucapkan dengan nada tegas.
Lalu ada pengumuman lain yang mungkin bakal mengguncang peta geopolitik. Khamenei menyebut, status quo di jalur pelayaran global sedang berubah. Menurutnya, dunia kini memasuki era baru dalam pengelolaan Selat Hormuz selat yang jadi urat nadi perdagangan minyak dunia.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Jakarta Pagi Ini
Serangan Energi Guncang Pasar Minyak, Indonesia Incar Pasokan Alternatif dari Rusia
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer
Pertemuan AS Dijadwalkan, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata